Pemda TTU Siap Dukung Pengembangan SMP Naku, Bupati Tekankan Kepastian Status Lahan

KEFAMENANUNEWS,– Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan SMP Naku di Kecamatan Biboki Feotleu sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Komitmen itu disampaikan Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.IP., M.A., saat melakukan kunjungan kerja ke SMP Naku, Rabu (26/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati meresmikan penggunaan bangunan SMP Naku yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat Desa Naku dan Desa Birunatun.
Pembangunan sekolah tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap masa depan pendidikan anak-anak. Dengan adanya SMP Naku, anak-anak di kedua desa diharapkan dapat memperoleh akses pendidikan jenjang SMP dengan jarak yang lebih dekat.

Kepala Desa Naku sekaligus Ketua Panitia Pembangunan SMP Naku, Yulius Mauk, menjelaskan bahwa pendirian sekolah tersebut dilatarbelakangi kondisi geografis wilayah. Sebelumnya, anak-anak dari Desa Naku dan Desa Birunatun harus menempuh perjalanan sekitar 7 hingga 13 kilometer untuk mencapai sekolah terdekat, yakni SMPN Manumean dan SMPN 1 Biboki Utara.

Jarak tersebut tidak hanya menjadi tantangan bagi siswa, tetapi juga menambah beban orang tua karena harus menyediakan biaya transportasi harian.

Atas kondisi itu, masyarakat bersama pemerintah desa mengambil inisiatif mendirikan SMP Naku secara swadaya, meskipun untuk sementara bangunan yang digunakan masih bersifat darurat.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Falen menyampaikan apresiasi terhadap semangat gotong royong masyarakat. Pemerintah daerah, kata Bupati, pada prinsipnya siap memberikan dukungan terhadap pengembangan sekolah tersebut.

Namun, Bupati menegaskan bahwa dukungan pemerintah harus diawali dengan penyelesaian aspek administrasi dan legalitas tanah sekolah.

Pemerintah Desa Naku diminta segera memfinalkan proses hibah tanah sekolah serta memastikan kepemilikannya dibuktikan dengan sertifikat.

Menurut Bupati, kepastian status tanah merupakan hal penting agar pembangunan fasilitas pendidikan ke depan memiliki dasar hukum yang jelas dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Status tanah harus jelas terlebih dahulu. Setelah itu, kebutuhan pembangunan gedung, proses perizinan dan sarana pendukung lainnya dapat kita tindak lanjuti sesuai ketentuan,” tegas Bupati.

Bupati menegaskan, pendidikan merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten TTU. Karena itu, pemerintah akan terus berupaya mendukung berbagai langkah yang bertujuan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Keberadaan SMP Naku diharapkan menjadi bagian dari upaya pemerintah bersama masyarakat dalam menciptakan layanan pendidikan yang lebih merata, khususnya bagi anak-anak di wilayah Kecamatan Biboki Feotleu.

Penulis:Poldus Meomanu

Editor: Nurmiati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *