PPL BPP Insana dan Caritas Keuskupan Atambua Ajarkan Petani Olah Bahan Lokal Jadi Pakan Babi

KEFAMENANUNEWS, – Tim Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) BPP Insana bersama pimpinan PSE Caritas Keuskupan Atambua berkolaborasi memberikan penyuluhan sekaligus demonstrasi cara pembuatan fermentasi pakan ternak babi berbahan lokal kepada masyarakat Kelurahan Bitauni, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 5 Oktober 2026, bertempat di Kelompok Tani Dahlia (KTD) dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Dahlia, Kelurahan Bitauni.

Tim PPL BPP Insana dipimpin Koordinator PPL, Yakundus Sali, S.P., bersama jajaran tim. Sementara dari PSE Caritas Keuskupan Atambua hadir pimpinan PSE Caritas, Romo Frederikus Oeleu, Pr., bersama tim.

Kegiatan ini turut dihadiri Lurah Bitauni, Dominikus Sako, serta masyarakat Kelurahan Bitauni.

Adapun peserta berasal dari dua kelompok dengan jumlah keseluruhan sebanyak 50 orang, terdiri dari 25 perempuan dan 25 laki-laki. KTD Dahlia diketuai Silvester Kusi, sedangkan KWT Dahlia diketuai Yuliana Sani.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penyuluhan dan praktik langsung mengenai pemanfaatan bahan-bahan lokal seperti singkong, batang pisang dan bahan pertanian lainnya untuk diolah menjadi pakan ternak babi melalui proses fermentasi.

Pelatihan menghadirkan PPL Kelurahan Bitauni, Gaudensiana Kune, A.Md., dan Eko Prastyo sebagai pelatih sekaligus narasumber.

Kegiatan ini bertujuan membantu petani dan peternak menyediakan pakan ternak secara mandiri dengan memanfaatkan potensi bahan lokal yang tersedia di sekitar lingkungan mereka.

Selain menekan biaya pembelian pakan, pemanfaatan bahan lokal juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan peternak terhadap pakan pabrikan yang relatif lebih mahal.

Fermentasi pakan juga menjadi salah satu upaya untuk mengolah berbagai limbah atau hasil samping pertanian yang sebelumnya kurang dimanfaatkan agar memiliki nilai guna bagi usaha peternakan.

Dalam praktiknya, peserta tidak hanya diberikan penjelasan secara teori, tetapi juga diperkenalkan pada proses pembuatan pakan fermentasi sehingga diharapkan mampu menerapkannya secara mandiri setelah kegiatan berakhir.

Tujuan utama fermentasi pakan ternak di tingkat kelompok tani adalah meningkatkan kualitas pakan, menekan biaya produksi, sekaligus meningkatkan keuntungan petani dan peternak.

Dari sisi ekonomi, penggunaan bahan lokal seperti ubi kayu, dedak, daun ubi, batang pisang maupun bahan pertanian lainnya dapat menjadi alternatif untuk mengurangi biaya pakan.

Sementara dari sisi nutrisi, proses fermentasi diharapkan dapat membantu meningkatkan daya cerna bahan pakan sehingga lebih mudah dimanfaatkan oleh ternak.

Pengolahan bahan pakan melalui fermentasi juga diharapkan dapat mendukung kesehatan ternak serta membantu peternak memiliki cadangan pakan ketika ketersediaan bahan pakan segar berkurang, terutama pada musim kemarau.

Lebih jauh, kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong kelompok tani menjadi lebih mandiri dalam penyediaan pakan. Dengan kemampuan membuat pakan sendiri, petani tidak sepenuhnya bergantung pada pasokan pakan dari luar.

Melalui kegiatan ini, para petani juga diharapkan mampu mengembangkan produksi pakan fermentasi dalam skala yang lebih besar sehingga dapat memenuhi kebutuhan ternak kelompok sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

Kolaborasi antara PPL BPP Insana dan PSE Caritas Keuskupan Atambua tersebut menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat, khususnya petani dan peternak, agar mampu mengoptimalkan potensi lokal untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan keluarga.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat peran kelompok tani dan kelompok wanita tani sebagai wadah belajar, bekerja sama, serta mengembangkan usaha pertanian dan peternakan secara berkelanjutan.

Pada akhirnya, fermentasi pakan berbahan lokal diharapkan tidak hanya menjadi solusi dalam menyediakan pakan ternak yang lebih terjangkau, tetapi juga menjadi langkah menuju kemandirian petani, efisiensi usaha peternakan, dan peningkatan ekonomi masyarakat di Kelurahan Bitauni.

Penulis: Poldus Meomanu
Editor : Frumentus Bana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *