KEFAMENANUNEWS – Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) terus menunjukkan perhatian terhadap pembangunan sarana keagamaan sebagai bagian dari upaya mendukung kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan dana pembangunan Kapela St. Fransiskus Taloeb, Desa Maurisu Utara, Kecamatan Bikomi Selatan, yang diserahkan langsung oleh Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo bersama Anggota DPRD Kabupaten TTU Daerah Pemilihan II, Hilarius Ato, Minggu (11/10/2026).
Penyerahan bantuan tersebut berlangsung setelah Perayaan Ekaristi bersama umat Stasi St. Fransiskus Taloeb. Kegiatan turut dihadiri Pastor Paroki St. Yosep Tublopo, Pater Anastasius Tamal, OFM Conventual, Camat Bikomi Selatan, Kapospol Bikomi Selatan, Dewan Pastoral Paroki (DPP), Dewan Keuangan Paroki (DKP) Paroki Tublopo, para kepala desa serta sejumlah undangan lainnya.
Bantuan pembangunan kapela tersebut merupakan dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten TTU melalui dana bantuan sosial yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten TTU.
Dana tersebut diserahkan kepada Ketua Panitia Pembangunan Kapela St. Fransiskus Taloeb untuk mendukung kelanjutan pembangunan rumah ibadah bagi umat setempat.
Selain bantuan melalui pemerintah daerah, Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo juga memberikan bantuan secara pribadi sebesar Rp20 juta. Bantuan pribadi tersebut langsung ditransfer ke rekening panitia pembangunan kapela.
Dengan demikian, total bantuan yang diserahkan untuk mendukung pembangunan Kapela St. Fransiskus Taloeb mencapai Rp50 juta.
Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu memperlancar proses pembangunan kapela sehingga nantinya dapat digunakan secara optimal oleh umat sebagai tempat beribadah, memperdalam iman, serta mempererat persaudaraan dan kebersamaan.
Bagi Pemerintah Kabupaten TTU, dukungan terhadap pembangunan rumah ibadah merupakan bagian dari perhatian terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus upaya membangun kehidupan sosial yang harmonis.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati TTU juga mengingatkan panitia pembangunan agar bantuan yang diterima dikelola secara transparan, tertib dan bertanggung jawab.
Penggunaan dana diharapkan disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan dan dilakukan secara tepat sasaran. Dengan demikian, setiap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi umat dan mendukung penyelesaian pembangunan kapela.
Bupati juga mendorong seluruh umat untuk terus menjaga semangat gotong royong dalam proses pembangunan. Menurutnya, pembangunan rumah ibadah membutuhkan dukungan dan keterlibatan bersama antara pemerintah, gereja, panitia pembangunan dan masyarakat.
Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kehidupan iman, persaudaraan dan solidaritas masyarakat.
Pembangunan Kapela St. Fransiskus Taloeb di Desa Maurisu Utara diharapkan dapat menjadi sarana bagi umat untuk meningkatkan kehidupan rohani sekaligus menjadi ruang yang mempererat hubungan sosial dan kebersamaan masyarakat.
Melalui dukungan pemerintah dan partisipasi masyarakat, pembangunan rumah ibadah tersebut diharapkan dapat berjalan dengan baik hingga selesai dan memberikan manfaat bagi umat Stasi St. Fransiskus Taloeb dalam jangka panjang.
Penulis: Poldus Meomanu
Editor: Frumentus Bana
