KEFAMENANU, NEWS – Kepala Desa Oenenu, Kecamatan Bikomi Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Siprianus Molo bersama perangkat desa memantau persiapan lahan pertanian warga menjelang musim penghujan.
Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat mulai membersihkan dan menyiapkan lahan agar dapat dimanfaatkan saat musim tanam tiba.
Kepala Seksi Pemerintahan Desa Oenenu, Yasintus Lete, mengatakan kepala desa bersama para kepala dusun serta ketua RT dan RW turun langsung memantau kesiapan lahan milik masyarakat.
“Bapak desa bersama para kepala dusun, RT dan RW sementara melakukan pemantauan lahan masyarakat untuk persiapan pembersihan menjelang musim tanam,” kata Yasintus di Oenenu, Jumat (16/10/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah desa setiap tahun membentuk tim untuk memantau dan mengawasi persiapan lahan pertanian masyarakat menjelang musim penghujan.
“Setiap tahun kami membentuk tim untuk mengontrol persiapan lahan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Yasintus, sebagian besar masyarakat Desa Oenenu bekerja sebagai petani sehingga kesiapan lahan menjadi salah satu hal penting dalam mendukung kegiatan pertanian selama musim tanam.
Karena itu, pemerintah desa terus mengimbau masyarakat agar membersihkan dan menyiapkan lahan sejak dini. Selain itu, warga juga diminta memperhatikan kondisi pagar kebun untuk mencegah ternak masuk dan merusak tanaman.
“Prinsipnya, pemerintah selalu mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan lahan. Selain membersihkan lahan, masyarakat juga perlu menyiapkan pagar agar ternak tidak masuk dan merusak kebun warga,” katanya.
Ia menambahkan, sebagian masyarakat Oenenu masih memelihara ternak sapi. Namun, pengelolaan ternak tersebut belum sepenuhnya diatur melalui ketentuan khusus di tingkat desa, termasuk terkait penambatan ternak atau pembuatan kandang.
Oleh karena itu, Yasintus mengingatkan masyarakat agar menjaga ternak masing-masing sekaligus mempersiapkan pagar kebun sebelum musim penghujan tiba.
Menurut dia, langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko kerusakan lahan dan tanaman akibat ternak yang berkeliaran di area pertanian.
Penulis : Lius Salu/Agustinus Amsikan
Editor : Frumentus Bana
