KEFAMENANU NEWS,– Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Cendana Kefamenanu menyerahkan deviden sebesar Rp93 juta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Selasa (30/12/2025).
Penyerahan deviden berlangsung di ruang kerja Bupati TTU pada pukul 13.20 WITA dan dihadiri Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.IP., M.A., Wakil Bupati TTU Kamilus Elu, S.H., Sekda TTU Fransiskus Bait Fay, S.Pt., M.Si., Kepala BKAD TTU Eduardus Usboko, Dewan Pengawas Perumda Tirta Cendana Drs. Yohanes Sanak, M.A., Direktur Perumda Tirta Cendana Rudolfus Manlea, S.Pd., serta jajaran staf Perumda.

Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo mengapresiasi capaian tersebut karena untuk pertama kalinya sejak PDAM berdiri, Perumda Tirta Cendana mampu menyetor deviden kepada Pemda.
“Ini adalah pertama dalam sejarah sejak PDAM berdiri dan beroperasi di TTU. Baru kali ini ada penyetoran deviden ke Pemda dan tentu saya memberikan apresiasi,” ujar Bupati yang akrab disapa Bupati Falen.
Menurutnya, penyetoran deviden ini merupakan langkah awal yang positif sekaligus bukti kemajuan pengelolaan Perumda Tirta Cendana. Ia mendorong Perumda untuk segera melakukan konsolidasi bisnis dan membuka unit usaha baru guna meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kita telah menetapkan Perda tentang Perumda Air Minum Tirta Cendana yang membuka peluang bisnis baru. Saya minta Perumda segera konsolidasi, termasuk membuka unit usaha seperti air kemasan. Untuk pendanaan, bisa mengajukan pinjaman ke Bank NTT dan mencicil dari hasil usaha,” tegasnya.
Bupati Falen juga menekankan pentingnya pembenahan manajemen pelayanan agar kepercayaan pelanggan tetap terjaga. “Perbaiki manajemen pelayanan sehingga pelanggan mendapatkan layanan yang baik, nyaman, dan tidak dirugikan,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur Perumda Tirta Cendana Kefamenanu, Rudolfus Manlea, menjelaskan bahwa deviden tersebut merupakan 30 persen dari laba bersih tahun buku 2024 sebesar Rp310.956.848, dengan jumlah pelanggan sebanyak 4.500 sambungan.
“Deviden yang disetorkan sebesar Rp93 juta lebih. Ini merupakan setoran perdana sejak lembaga ini berdiri, baik saat masih berstatus PDAM maupun setelah menjadi Perumda,” ungkap Rudolfus.
Ia menambahkan, total penyertaan modal Pemda TTU ke Perumda Tirta Cendana hingga saat ini mencapai Rp16 miliar, dengan penyertaan modal terakhir dilakukan pada tahun 2016.
Rudolfus menegaskan komitmennya untuk terus menata manajemen Perumda agar memberikan dampak positif bagi masyarakat serta berkontribusi terhadap PAD. Ia juga mengapresiasi Pemda dan DPRD TTU atas penetapan Perda tentang Perumda Tirta Cendana yang membuka peluang ekspansi usaha.
“Proyeksi laba tahun buku 2025 sebesar Rp494.615.531 dari 5.200 pelanggan. Tahun 2026 kami berencana melakukan ekspansi dengan mengembangkan unit usaha produksi air kemasan. Kami berharap ke depan nominal deviden yang disetor ke Pemda terus meningkat dari tahun ke tahun,” jelasnya.
Penulis : Apson Benu
Editor : Kristo Ukat
