Bupati TTU Resmikan Pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat Kawasan Kumuh di Kelurahan Tubuhue

KEFAMENANU NEWS,- Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.IP., M.A secara resmi melakukan peresmian program pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S) Kawasan Kumuh di Kelurahan Tubuhue, Kecamatan Kota Kefamenanu, Ibu Kota Kabupaten TTU, Jumat (09/01/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas PRKPP TTU, Wilhelmus Y. Meko, S.T.,M.T, Camat Kota Kefamenanu, Melkianus Kono,S.STP, Lurah Tubuhue dan masyarakat setempat.

Program ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten TTU dalam meningkatkan kualitas lingkungan permukiman yang sehat, bersih, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Bupati TTU disambut oleh masyarakat setempat saat tiba di lokasi kegiatan, Jumat (09/01/2026). Foto : Bagian Prokopim Setda TTU

Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.IP., M.A saat memberikan sambutan, menjelaskan, Pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S) yang diresmikan tersebut bukan sekadar urusan membangun tangki septik atau memasang pipa, melainkan tentang investasi masa depan.

Selama ini, mungkin kita menganggap air limbah rumah tangga adalah sampah yang tidak berguna. Namun, melalui teknologi yang kita terapkan, kita sedang berupaya memutus rantai pencemaran lingkungan. Kita mengolah limbah langsung di sumbernya agar tidak mencemari tanah dan air tanah kita,” ujarnya.

Bupati TTU saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan tersebut, Jumat (09/01/2026). Foto : Bagian Prokopim Setda TTU

Pengelolaan air limbah domestik, kata Bupati TTU, merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan daerah, khususnya dalam mewujudkan lingkungan yang sehat bersih, dan berkelanjutan. Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat, lanjut Bupati TTU, hadir sebagai solusi pengelolaan air limbah rumah tangga yang aman, ramah lingkungan, dan sesuai dengan kondisi masyarakat terutama di wilayah permukiman yang belum terlayani sistem terpusat.

Melalui program ini, kata Bupati TTU, tidak hanya membangun sarana fisik berupa tangki septik atau instalasi pengolahan air limbah setempat, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat. “Lingkungan yang sehat akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, penurunan angka penyakit berbasis lingkungan, serta peningkatan kesejahteraan secara keseluruhan,”pungkasnya.

Di akhir sambutan, Bupati TTU menjelaskan bahwa pemerintah Kabupaten TTU berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat sebagai bagian dari upaya mencapai target akses sanitasi layak dan aman bagi seluruh masyarakat, sejalan dengan kebijakan nasional dan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Bupati TTU berfoto bersama panitia dan peserta kegiatan, Jumat (09/01/2026). Foto : Bagian Prokopim Setda TTU

Namun demikian, kata Bupati TTU, keberhasilan program tersebut tidak hanya bergantung pada pemerintah semata. Namun Dibutuhkan peran aktif seluruh pemangku kepentingan, mulai dari perangkat daerah, pemerintah kelurahan, pendamping, hingga masyarakat sebagai pengguna dan pengelola sarana.

Saya mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga, memelihara, dan memanfaatkan sarana ini dengan penuh tanggung jawab,” ujar Bupati mengapresiasi kepala Dinas PRKPP Kabupaten TTU dan jajaran atas kerja keras dalam mengawal pembangunan di kawasan kumuh sebagai bukti nyata kehadiran pemerintah untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

Penulis : Apson Benu
Editor : Kristo Ukat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *