Bikomi Utara Siap Kembangkan 8,7 Hektar Jambu Mete, Dorong Ekonomi Warga

KEFAMENANU NEWS, – Pemerintah Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), dalam waktu dekat akan melakukan penanaman anakan jambu mete seluas 8,7 hektar. Lokasi penanaman berada di kompleks Kantor Camat Bikomi Utara serta sejumlah desa yang telah menyiapkan lahan.

Hal tersebut disampaikan Camat Bikomi Utara, Ricardus Subay, saat dihubungi via telepon, Kamis (26/2/2026). Ia menjelaskan, bibit anakan jambu mete tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perkebunan.

Kita sudah mendapat informasi dari Kementerian Pertanian terkait pengembangan jambu mete di wilayah kantor camat. Lahan seluas 8,7 hektar yang ada akan kita manfaatkan untuk penanaman dan pengembangan jambu mete,” ujar Ricardus.

Menurutnya, pihak kecamatan telah melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, sementara lahan penanaman juga sudah dipersiapkan. Bibit yang segera tiba nantinya akan langsung didistribusikan kepada kelompok tani di desa-desa untuk ditanam, termasuk di area sekitar kantor camat.

Pemanfaatan lahan di kompleks kantor camat dipilih karena arealnya cukup luas dan selama ini belum dikelola secara optimal. Selain itu, lokasi tersebut dinilai strategis sehingga memudahkan proses pengawasan dan perawatan tanaman.

“Selain mendukung penghijauan, program ini kita arahkan untuk memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. Harapannya, dalam beberapa tahun ke depan sudah bisa memberikan hasil dan menambah pendapatan warga,” tambahnya.

Tak hanya fokus pada jambu mete, Pemerintah Kecamatan Bikomi Utara juga mewajibkan sembilan desa di wilayahnya untuk menanam tanaman sirih. Tanaman tersebut dinilai memiliki nilai ekonomi karena selain untuk kebutuhan konsumsi adat dan rumah tangga, juga memiliki peluang pasar yang menjanjikan.

Melalui program pengembangan jambu mete dan gerakan tanam sirih ini, Pemerintah Kecamatan Bikomi Utara berharap dapat meningkatkan pendapatan serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan, sekaligus memaksimalkan potensi lahan yang tersedia.

Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah kecamatan dalam mendukung ketahanan pangan dan penguatan sektor perkebunan rakyat di wilayah TTU.

Penulis: Edwin Wora/Diskominfotik TTU
Editor: Frumentus Bana/Diskominfotik TTU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *