KEFAMENANU NEWS,— Wakil Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Kamilus Elu, terpaksa menempuh perjalanan ekstrem saat menghadiri upacara kesadaran tingkat Kecamatan Biboki Feotleu dan Biboki Utara, yang dipusatkan di halaman Kantor Camat Biboki Feotleu, Selasa (17/3/2026).
Orang nomor dua di Kabupaten TTU itu harus berganti kendaraan dan melanjutkan perjalanan dengan sepeda motor akibat kondisi ruas jalan Lurasik–Manumean yang rusak parah. Bahkan, pada beberapa titik, Kamilus Elu terlihat turun dari kendaraan dan berjalan kaki untuk melewati jalan berlumpur dan licin.
Kendaraan dinas yang ditumpangi Wakil Bupati tidak mampu melintasi jalur tersebut karena dipenuhi kubangan lumpur, tanah licin, serta kondisi jalan yang tidak layak dilalui, terutama saat musim hujan.
Pantauan di lokasi menunjukkan ruas jalan Lurasik–Manumean mengalami kerusakan berat. Selain dipenuhi lumpur dan kubangan besar, terdapat pula jembatan darurat yang kondisinya nyaris longsor. Situasi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan para pengguna jalan.

Warga setempat, Andy Bere, mengungkapkan bahwa kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung lama dan semakin parah saat musim hujan.
“Kondisi jalan di Feotleu rusak parah. Bapak Wakil Bupati saja terpaksa jalan kaki dan naik motor untuk bisa sampai di Manumean menghadiri upacara,” ujarnya.
Menurut Andy, kerusakan jalan ini berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat, mulai dari terhambatnya aktivitas ekonomi, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga pelayanan pemerintahan.
Ia juga menyebutkan bahwa masyarakat setempat telah berupaya melakukan perbaikan secara swadaya di beberapa titik, namun hasilnya belum mampu mengatasi kerusakan secara menyeluruh.
Warga pun berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki ruas jalan tersebut agar aktivitas masyarakat kembali lancar.
“Kami minta pemerintah segera membantu memperbaiki jalan menuju Kecamatan Feotleu, supaya kami tidak lagi kesulitan saat melintas,” tandasnya.
Penulis : Lius Salu
Editor : Frumentus Bana
