Bupati TTU Sampaikan Pesan Persatuan saat Salat Idul Fitri 1447 H di Kefamenanu

KEFAMENANU NEWS, – Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, berlangsung sederhana namun khidmat. Ribuan umat Muslim memadati halaman Kantor Bupati TTU sejak pukul 06.30 WITA untuk menunaikan salat Id bersama jajaran pemerintah daerah.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Bupati TTU Yosep Valentinus Delasalle Kebo, Wakil Bupati, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Salat Idul Fitri dipimpin oleh KH Ahyar sebagai khatib dan Imam Ustaz Supriadi Azis Alhafidz, S.Ag.

Dalam sambutannya, Bupati Yosep menyampaikan bahwa Idul Fitri merupakan hari kemenangan bagi umat Islam setelah menjalani ibadah puasa selama bulan suci Ramadhan. Ia menekankan bahwa Ramadhan menjadi momentum penting untuk memperkuat iman, meningkatkan ketakwaan, serta menumbuhkan kepedulian sosial dan mempererat persaudaraan.

Bupati TTU saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan tersebut, Sabtu (21/3/2026). Foto : Prokopim Setda TTU

Idul Fitri bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk kembali kepada kesucian hati. Ini adalah awal untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih sabar, dan lebih peduli terhadap sesama,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh umat Islam di TTU, seraya memohon maaf lahir dan batin atas segala kekhilafan dalam menjalankan tugas pemerintahan maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Apabila terdapat kata, sikap, maupun kebijakan yang kurang berkenan, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati Yosep menyampaikan rasa syukur atas terjaganya kerukunan antarumat beragama di Kabupaten TTU. Menurutnya, keberagaman suku, agama, dan latar belakang tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk hidup berdampingan secara damai.

Kerukunan adalah kekuatan besar yang menjadi fondasi bagi terciptanya keamanan, ketentraman, dan kemajuan daerah. Semangat toleransi ini harus terus kita pelihara dan diwariskan kepada generasi muda,” katanya.

Ribuan umat muslim saat memadati halaman Kantor Bupati TTU sejak pukul 06.30 WITA untuk menunaikan salat Id bersama jajaran pemerintah daerah. Sabtu (21/3/2026). Foto : Prokopim Setda TTU

Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya umat Islam di Kefamenanu, untuk mendukung pembangunan daerah melalui visi Kota BERADAT, yakni Bersih, Agamis, Damai, Aman, dan Tentram.

Menurutnya, kota yang bersih mencerminkan kepedulian terhadap lingkungan, sementara nilai agamis menunjukkan kuatnya moral dan spiritual masyarakat. Adapun suasana damai, aman, dan tentram menjadi kunci terciptanya kenyamanan hidup bagi seluruh warga.

Melalui semangat Kota BERADAT, kita ingin membangun Kefamenanu tidak hanya secara fisik, tetapi juga memperkuat nilai-nilai moral, persaudaraan, dan toleransi,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Yosep mengajak seluruh umat Islam untuk terus menjaga nilai-nilai positif yang telah dibangun selama bulan Ramadhan, seperti kejujuran, kedisiplinan, dan semangat berbagi.

Kabupaten TTU adalah rumah besar kita bersama. Mari kita terus menjaga toleransi, memperkuat persatuan, dan bersama-sama membangun daerah ini menjadi lebih maju, sejahtera, dan damai bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Lius Salu / Diskominfotik TTU
Editor : Frumentus Bana
/ Diskominfotik TTU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *