KEFAMENANU NEWS,-Kegiatan Fun Adventure Bupati TTU Cup Season 2 yang melibatkan komunitas pencinta mobil Jeep 4×4 se-daratan Timor berlangsung sukses dan meriah. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum strategis dalam mempromosikan potensi pariwisata Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).
Event yang dipusatkan di Desa Kaenbaun, Kecamatan Miomaffo Timur ini diikuti puluhan ofroader dari berbagai daerah, seperti Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), Belu, dan Malaka. Kehadiran para peserta tidak hanya menyalurkan hobi otomotif, tetapi juga menjadi duta promosi wisata yang memperkenalkan keindahan alam TTU kepada khalayak luas.
Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.Ip.,M.A menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang dinilai mampu mengangkat citra pariwisata daerah, khususnya destinasi unggulan Bnoko (Bukit Batu) Kaenbaun.
“Melalui kegiatan ini, para ofroader tidak hanya menaklukkan medan ekstrem, tetapi juga turut mempromosikan potensi wisata TTU ke daerah lain. Ini merupakan langkah nyata dalam memperkenalkan keindahan alam TTU ke tingkat yang lebih luas,” ujar Bupati TTU.
Lintasan offroad yang menantang, mulai dari jalur berlumpur, tanjakan terjal, hingga lintasan kali, menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta. Selain menguji adrenalin, jalur tersebut juga menampilkan kekayaan bentang alam TTU yang eksotis dan berpotensi dikembangkan sebagai destinasi wisata petualangan.
Lebih dari sekadar ajang olahraga otomotif, kegiatan ini juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Komunitas Jeep 4×4 bersama warga setempat berhasil membangun kembali jembatan penghubung antar desa yang sebelumnya rusak akibat banjir. Infrastruktur tersebut kini mempermudah akses masyarakat, termasuk anak-anak menuju fasilitas pendidikan.
Pemerintah Kabupaten TTU menilai sinergi antara komunitas, masyarakat, dan pemerintah dalam kegiatan ini merupakan contoh kolaborasi yang produktif. Semangat gotong royong yang ditunjukkan mampu menjawab tantangan pembangunan sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata berbasis komunitas.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini secara sukses, Pemerintah Kabupaten TTU optimistis sektor pariwisata daerah akan semakin dikenal luas, serta mampu menarik kunjungan wisatawan dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.
Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai agenda tahunan, sekaligus menjadi ikon promosi wisata petualangan di wilayah perbatasan RI–RDTL.
Penulis : Apson Benu/Diskominfotik TTU Editor : Frumentus Bana/Diskominfotik TTU
