KEFAMENANUNEWS,— Pemerintah Desa Tuplopo, Kecamatan Bikomi Selatan, terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan Dana Desa bidang ketahanan pangan tahun 2025 sebesar Rp127,5 juta.
Salah satu upaya yang dilakukan yakni pembangunan kandang ayam petelur oleh Kelompok Tani Neofmolo secara bergotong royong.
Program tersebut menjadi langkah nyata pemerintah desa dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan usaha produktif berbasis desa.
Kepala Desa Tuplopo, Dorathea Naikosat, mengatakan budidaya ayam petelur mulai dijalankan dengan jumlah awal sebanyak 200 ekor ayam berusia 16 minggu.
“Pembangunan kandang yang layak sangat penting untuk menunjang produktivitas ayam, sehingga proses bertelur dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Menurut Dorathea, program peternakan ayam petelur tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa, tetapi juga mendukung pemenuhan pangan bergizi bagi warga.
Hasil produksi telur nantinya diharapkan dapat membantu penyediaan kebutuhan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sementara itu, Kristanto Akoit turut melakukan pemantauan langsung di lokasi pembangunan kandang ayam petelur, Senin (11/05/2026).
Kehadiran Camat Bikomi Selatan itu sebagai bentuk pengawasan sekaligus dukungan pemerintah kecamatan terhadap pemanfaatan Dana Desa di bidang ketahanan pangan agar berjalan sesuai perencanaan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Kristanto berharap program peternakan ayam petelur yang dikelola secara gotong royong tersebut dapat berkembang secara berkelanjutan dan menjadi sumber peningkatan ekonomi warga desa.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat, Pemerintah Desa Tuplopo berharap program ini dapat menjadi contoh pengembangan usaha produktif berbasis desa yang berkelanjutan serta mampu memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal.
Penulis : Poldus Meomanu
Editor: Frumentus Bana
