KEFAMENANU, NEWS – Paroki St. Yohanes Pemandi Naesleu, Kefamenanu, merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-34 yang ditandai dengan Misa Syukur bersama umat, Kamis (24/6/2026).
Perayaan puncak dipimpin oleh Deken Dekenat Kefamenanu, Romo Kanisius Oki, PR, dan dihadiri Wakil Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Kamillus Elu, yang mewakili Pemerintah Kabupaten TTU.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kamillus Elu menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada seluruh umat Paroki St. Yohanes Pemandi Naesleu atas nama pemerintah daerah, pribadi, dan keluarga.
“Semoga bertambahnya usia paroki ini semakin memperkokoh iman, harapan, dan kasih seluruh umat dalam mengikuti teladan Santo Yohanes Pemandi sebagai pelindung paroki,” ujarnya.
Menurut Kamillus, perjalanan 34 tahun bukanlah waktu yang singkat. Selama itu, Paroki St. Yohanes Pemandi Naesleu telah menjadi rumah iman yang membimbing umat semakin dekat dengan Tuhan, sekaligus menjadi pusat pembinaan kehidupan sosial kemasyarakatan yang menumbuhkan nilai persaudaraan, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama.
Ia juga mengapresiasi berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT paroki, seperti pertandingan olahraga dan perlombaan paduan suara yang melibatkan partisipasi aktif umat serta masyarakat.
“Kegiatan-kegiatan tersebut bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan, memperkuat semangat kebersamaan, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman umat,” katanya.
Wabup menjelaskan bahwa melalui pertandingan olahraga, masyarakat belajar tentang sportivitas, kerja sama, disiplin, dan semangat pantang menyerah. Sementara itu, perlombaan paduan suara menjadi wadah bagi umat untuk memuliakan Tuhan melalui talenta yang dimiliki serta memperindah perayaan iman dengan pujian dan nyanyian yang tulus.
Pada kesempatan tersebut, Kamillus Elu menyampaikan apresiasi kepada Pastor Paroki, Dewan Pastoral Paroki, panitia pelaksana, para peserta, dan seluruh umat yang telah bekerja keras menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan HUT.
“Semangat gotong royong dan kebersamaan yang ditunjukkan merupakan kekuatan besar yang perlu terus dipelihara, baik dalam kehidupan menggereja maupun dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa gereja dan pemerintah memiliki tujuan yang sama, yakni menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat. Karena itu, sinergi yang selama ini terjalin perlu terus diperkuat.
Menurutnya, gereja tidak hanya berperan dalam pembinaan iman umat, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan karakter, pendidikan moral, dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi fondasi pembangunan daerah.
Di tengah berbagai tantangan zaman, mulai dari perkembangan teknologi hingga perubahan sosial, Kamillus mengajak seluruh umat untuk terus menjaga kerukunan, menumbuhkan semangat persaudaraan, serta aktif berpartisipasi dalam pembangunan daerah.
Ia berharap momentum HUT ke-34 Paroki St. Yohanes Pemandi Naesleu menjadi kesempatan untuk melakukan refleksi atas perjalanan yang telah dilalui sekaligus memperbarui komitmen dalam mewujudkan paroki yang semakin hidup, mandiri, dan menjadi berkat bagi sesama.
“Semoga semangat Santo Yohanes Pemandi yang setia mewartakan kebenaran menjadi inspirasi bagi seluruh umat dalam menjalankan panggilan hidup masing-masing,” tuturnya.
Mengakhiri sambutannya, Kamillus Elu kembali mengucapkan selamat ulang tahun kepada seluruh umat Paroki St. Yohanes Pemandi Naesleu.
“Selamat Ulang Tahun ke-34 Paroki St. Yohanes Pemandi Naesleu. Semoga Tuhan senantiasa melimpahkan rahmat dan perlindungan-Nya kepada para pelayan gereja dan seluruh umat di wilayah paroki ini. Dirgahayu Paroki St. Yohanes Pemandi Naesleu ke-34,” pungkasnya.
Penulis : Lius Salu
Editor : Frumentus Bana
