Doa Adat Iringi Persiapan Uji Coba Pendaratan Perdana Pesawat Kefa Air

KEFAMENANUNEWS,– Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menggelar ritual adat di kawasan Bandara Jack Ukat Sasi, Kelurahan Sasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, sebagai bagian dari rangkaian persiapan menyambut uji coba pendaratan perdana pesawat Kefa Air berlangsung di Nu’af/Bukit Sasi, Selasa (14/07/2026).

Ritual tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap budaya lokal sekaligus bentuk permohonan restu kepada Tuhan, alam, dan leluhur agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten TTU, Trinimus Olin, mengatakan pelaksanaan ritual adat merupakan implementasi dari filosofi Kefamenanu sebagai Kota Beradat, di mana nilai-nilai budaya dan adat istiadat tetap menjadi bagian penting dalam setiap langkah pembangunan daerah.

“Yang pertama adalah kita kembali pada filosofi bahwa Kota Kefamenanu adalah Kota Beradat. Kota Beradat tidak sekadar akronim, tetapi mengingatkan kita bahwa nilai-nilai budaya dan nilai-nilai adat harus tetap kita lestarikan,” ujar Trinimus.

Menurutnya, ritual adat yang dilaksanakan menjelang uji coba penerbangan tersebut merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk memohon dukungan dari alam dan leluhur sehingga momentum bersejarah bagi Kabupaten TTU dapat berlangsung tanpa hambatan.

“Kaitannya dengan ritual hari ini, kita berharap mendapat dukungan dari alam dan leluhur terkait kegiatan besok, yaitu uji coba pendaratan pesawat di Bandara Jack Ukat Sasi, agar semuanya dapat berjalan dengan lancar,” katanya.

Ia menjelaskan, makna utama dari ritual adat tersebut adalah memohon restu sehingga seluruh proses persiapan hingga pelaksanaan uji coba pendaratan memperoleh perlindungan dan keberkahan.

“Makna dari ritual adat ini adalah memohon restu sehingga alam dan para leluhur dapat mendukung seluruh upaya persiapan menjelang hari puncak tersebut,” tambahnya.

Karena Bandara Jack Ukat Sasi berada di wilayah adat Bikomi, Pemerintah Kabupaten TTU melibatkan para tetua adat setempat dalam pelaksanaan prosesi ritual. Kehadiran mereka dinilai penting agar seluruh tahapan ritual dilaksanakan sesuai ketentuan adat yang berlaku.

“Karena lokasi ini berada di wilayah Bikomi, maka kita meminta tua adat dari Bikomi, yakni Usi Sanak, untuk memfasilitasi pelaksanaan ritual adat ini bersama perangkat adat lainnya,” jelas Trinimus.

Ritual adat berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten TTU serta para tokoh adat.

Selain menjadi bagian dari pelestarian budaya, kegiatan tersebut juga mencerminkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat adat dalam mendukung agenda pembangunan daerah.

Pemerintah Kabupaten TTU berharap uji coba pendaratan perdana pesawat Kefa Air di Bandara Jack Ukat Sasi menjadi tonggak penting bagi bangkitnya kembali konektivitas transportasi udara di wilayah perbatasan.

Beroperasinya kembali bandara tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka peluang investasi, serta memperkuat pengembangan sektor pariwisata dan pelayanan publik di Kabupaten Timor Tengah Utara.

Penulis: Poldus Meomanu
Editor: Frumentus Bana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *