Bupati TTU Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Tujuh Rumah Program RLH–TULUS

KEFAMENANU NEWS,- Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.IP., M.A., secara simbolis melakukan peletakan batu pertama pembangunan tujuh unit Rumah Layak Huni – Terima Kunci Plus Sanitasi (RLH–TULUS), Rabu (3/12/2025).

Kegiatan dimulai pukul 10.00 WITA di Desa Fafinesu C, Kecamatan Insana Fafinesu, Kabupaten TTU untuk pembangunan satu unit rumah layak huni.

Bupati TTU saat melakukan peletakan batu pertama Rumah Layak Huni – Terima Kunci Plus Sanitasi (RLH–TULUS) di Desa Fafinesu C, Kecamatan Insana Fafinesu, Rabu (3/12/2025). Foto : Apson/Kominfotik TTU

Kedatangan Bupati bersama rombongan disambut meriah oleh masyarakat, diawali laporan anggota Linmas, tutur adat tekanab, pengalungan selendang, dilanjutkan seremoni peletakan batu pertama serta dialog bersama warga setempat.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PRKPP) Kabupaten TTU, Wilhelmus Y. Meko, S.T., M.T., Camat, Kepala Desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta unsur terkait lainnya.

Bupati TTU saat melakukan peletakan batu pertama Rumah Layak Huni – Terima Kunci Plus Sanitasi (RLH–TULUS) di Desa Benus, Kecamatan Naibenu, Rabu (3/12/2025). Foto : Apson/Kominfotik TTU

Usai kegiatan di Fafinesu C, Bupati TTU melanjutkan peletakan batu pertama rumah di Desa Benus, Kecamatan Naibenu. Masyarakat menyambut hangat kehadiran orang nomor satu TTU itu. Di desa perbatasan RI–Distrik Oecusse, RDTL tersebut, dilakukan peletakan batu pertama di satu lokasi secara simbolis untuk pembangunan tiga unit rumah bantuan bagi keluarga yang belum memiliki hunian layak.

Tahap terakhir kegiatan digelar satu lokasi di Desa Humusu Wini, Kecamatan Insana Utara, untuk pembangunan tiga unit rumah berikutnya.

Setelah melakukan batu pertama RLH–TULUS di Desa Benus, Bupati Falent menyapa dan berinteraksi dengan masyarakat di Desa Benus, Kecamatan Naibenu, Rabu (3/12/2025). Foto : Apson/Kominfotik TTU

Semoga penerima manfaat dapat menjaga bantuan ini dengan baik. Bantuan ini adalah wujud negara hadir untuk rakyatnya. Pemerintah hadir untuk rakyat,” ujar Bupati TTU dalam sambutannya.

Bupati Falent menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus membantu masyarakat yang belum memiliki rumah layak huni. Ia menargetkan proses pengerjaan tujuh unit rumah tersebut rampung dalam 35 hari kerja.

Bupati TTU saat melakukan peletakan batu pertama Rumah Layak Huni – Terima Kunci Plus Sanitasi (RLH–TULUS) di Desa Humusu Wini, Kecamatan Insana Utara, Rabu (3/12/2025). Foto : Apson/Kominfotik TTU

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa meski pemerintah daerah menghadapi keterbatasan anggaran akibat efisiensi, Pemkab TTU tetap berupaya maksimal meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.

Penulis : Apson Benu
Editor : Kristo Ukat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *