Jatah Beras ASN TTU Februari–Maret Tertunda, Pemda Putuskan Diganti Uang Mulai April

Lintas Biinmaffo,— Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Trinimus Olin, mengungkapkan bahwa jatah beras bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bulan Februari dan Maret hingga saat ini belum diterima.

Menurutnya, persoalan tersebut telah dibahas dalam berbagai kesempatan, termasuk dalam rapat bersama pimpinan perangkat daerah, dan telah dilaporkan kepada Bupati TTU.

Dari hasil pembahasan tersebut, diputuskan bahwa pemerintah daerah akan mengambil langkah sementara dengan mengalihkan tunjangan beras menjadi uang.

Namun demikian, Trinimus menegaskan bahwa kebijakan pengalihan tersebut baru berlaku mulai bulan April dan seterusnya, sementara jatah beras untuk bulan Februari dan Maret tetap akan diberikan dalam bentuk beras, meskipun waktu penyalurannya belum dapat dipastikan.

Untuk Februari dan Maret tetap dalam bentuk beras karena kita sudah berkontrak dengan Perum Bulog, dan anggarannya juga sudah disiapkan. Kita tinggal menunggu realisasi pengiriman,” jelasnya.

Ia menambahkan, beras untuk periode tersebut direncanakan akan disalurkan pada bulan April, meski jadwal pastinya masih menunggu kepastian dari pihak Bulog.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keputusan untuk menguangkan tunjangan beras mulai April diambil karena kondisi persediaan beras yang belum stabil. Di sisi lain, ASN tetap harus memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari.

Pertimbangan utama kita adalah membantu ASN, karena selama beras belum tersedia, mereka tetap harus membeli beras untuk kebutuhan makan,” ujarnya.

Mulai April, tunjangan beras akan diberikan dalam bentuk uang dan disalurkan bersamaan dengan gaji bulanan. Kebijakan ini bersifat sementara sambil menunggu stabilitas stok beras di Bulog.

Pemerintah daerah juga membuka kemungkinan untuk kembali menyalurkan tunjangan dalam bentuk beras apabila ketersediaan stok sudah mencukupi.

Trinimus mengimbau seluruh pimpinan perangkat daerah agar menyampaikan kebijakan ini secara bijak kepada ASN di masing-masing instansi.

Mohon disampaikan dengan baik kepada teman-teman di instansi masing-masing, agar dapat dipahami bersama,” tutupnya.

Penulis: Poldus Meomanu
Editor: Frumentus Bana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *