KEFAMENANU NEWS,- Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.Ip., M.A menerima audiensi manajemen RSUP Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah pada Senin (9/3/2026). Pertemuan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut berlangsung di ruang kerja Bupati di Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara.
Audiensi ini merupakan bagian dari kegiatan visitasi atau kunjungan lapangan oleh pihak RSUP Ngoerah setelah sebelumnya dilakukan penandatanganan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten TTU pada tahun 2025. Kerja sama tersebut bertujuan meningkatkan pelayanan kesehatan di daerah, khususnya dalam pengampuan layanan kanker, penyakit jantung, stroke, dan penyakit ginjal (uro-nefrologi).
Keempat penyakit tersebut merupakan prioritas utama dalam program transformasi layanan rujukan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas, akses, dan pemerataan penanganan penyakit melalui jejaring pengampuan rumah sakit di berbagai daerah.
RSUP Ngoerah Sebagai Rumah Sakit Rujukan Regional
RSUP Ngoerah merupakan rumah sakit tipe A milik Kementerian Kesehatan yang berlokasi di Denpasar, Bali, dan menjadi rumah sakit rujukan bagi wilayah Bali dan Nusa Tenggara dengan fokus pada mutu layanan serta keselamatan pasien.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda TTU, Drs. Kristoforus Ukat, M.M., para staf ahli, serta Plt. Direktur RSUD Kefamenanu, dr. Adrianus Antonius Berkanis Abi bersama jajaran staf.
Sementara itu, pihak RSUP Ngoerah diwakili oleh dokter spesialis Radioterapi/Onkologi Radiasi, staf bidang perawatan, perawat spesialis, serta Manajer Bidang Hukum dan Kehumasan, I Dewa Ketut Kresna.
Apresiasi Bupati atas Program Pengampuan
Dalam kesempatan tersebut, Bupati TTU menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan atas program pengampuan layanan penyakit prioritas tersebut.
“Kami yang berada di daerah merasa sangat terbantu dan diperhatikan. Kami masih mengalami sejumlah keterbatasan dalam pelayanan kesehatan, sehingga melalui program pengampuan ini kami berharap dapat meningkatkan pelayanan sekaligus mendapatkan asistensi dari Kementerian Kesehatan,” ujarnya.
TTU Layani Warga Perbatasan hingga Timor-Leste
Menurut Bupati, pelayanan kesehatan di Kabupaten TTU tidak hanya melayani masyarakat setempat, tetapi juga masyarakat dari negara tetangga, khususnya dari wilayah Oecusse di Timor-Leste.
“Semoga kerja sama ini dapat semakin meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kami, karena warga Timor-Leste juga sering melakukan rujukan ke rumah sakit maupun puskesmas di TTU,” tambahnya.
Target Layanan Kanker Strata Madya Tahun 2027
Sementara itu, Manajer Bidang Hukum dan Kehumasan RSUP Ngoerah, I Dewa Ketut Kresna, menjelaskan bahwa target besar dari program ini adalah pada tahun 2027 pelayanan kesehatan di TTU, khususnya layanan kanker, diharapkan sudah mencapai strata madya.
Ia juga menjelaskan bahwa kerja sama penguatan layanan kesehatan di TTU akan dilakukan secara bertahap.
“Kerja sama ini tidak berhenti pada layanan kanker saja, tetapi akan dilanjutkan pada layanan jantung, stroke, dan selanjutnya uro-nefrologi,” jelasnya.
Peluang Diklat bagi Tenaga Kesehatan Daerah
Selain itu, RSUP Ngoerah juga membuka peluang kerja sama di bidang pendidikan dan pelatihan (diklat) bagi tenaga kesehatan di daerah.
“Semoga kehadiran kami di Kabupaten TTU dapat membantu meningkatkan pelayanan kesehatan. Kami juga sangat mengapresiasi antusiasme Bupati dalam membangun sektor kesehatan di daerah ini,” ujarnya.
Diskusi yang berlangsung hingga pukul 10.10 WITA tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama.
Penulis: Apson Benu / Diskominfotik TTU
Editor: Frumentus Bana / Diskominfotik TTU
Bupati TTU Terima Audiensi RSUP Ngoerah, Tingkatkan Layanan Kanker di Wilayah Perbatasan
