KEFAMENANU NEWS,- Suasana hening dan penuh khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Cendana Loka Kefamenanu, Jalan El Tari Km 9, Kelurahan Sasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Minggu (16/8/2026) malam.
Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, digelar Apel Kehormatan dan Renungan Suci yang dipimpin langsung oleh Dandim 1618/TTU Letkol Arm Bambang Heryanto, S.Sos.

Mengenang Pengorbanan Para Pahlawan
Upacara diawali dengan penghormatan kepada para pahlawan kusuma bangsa yang telah gugur dalam perjuangan membela tanah air. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan naskah Apel Kehormatan dan Renungan Suci, hening cipta, serta doa.
Suasana sakral tersebut menjadi momentum bagi seluruh peserta untuk kembali mengenang jasa, perjuangan, dan pengorbanan para pahlawan yang telah mewariskan kemerdekaan bagi generasi penerus bangsa.

Dihadiri Pimpinan Daerah dan Unsur Forkopimda
Apel Kehormatan dan Renungan Suci turut dihadiri Bupati TTU Yosef Valentino Delasalle Kebo, S.IP., M.A., Wakil Bupati TTU Kamillus Elu, S.H., Ketua DPRD TTU Kristoforus Efi, S.T., serta para perwira TNI-Polri, jajaran Kejaksaan dan Pengadilan, perangkat daerah, dan instansi vertikal.
Kehadiran seluruh unsur tersebut menjadi wujud penghormatan bersama terhadap jasa para pahlawan sekaligus bentuk komitmen untuk terus menjaga nilai-nilai perjuangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kemerdekaan Diisi dengan Pengabdian
Dalam amanatnya, Dandim 1618/TTU Letkol Arm Bambang Heryanto, S.Sos., menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya atas keikhlasan, kesucian, dan pengorbanan para pahlawan bangsa.
Ia menegaskan bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini merupakan buah dari perjuangan tanpa pamrih para pahlawan. Karena itu, generasi penerus memiliki kewajiban untuk menghargai jasa mereka dengan menjaga persatuan serta mengisi kemerdekaan melalui pengabdian terbaik.

Menurutnya, mengenang jasa para pahlawan tidak cukup hanya melalui kegiatan seremonial, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari. Semangat rela berkorban, persatuan, gotong royong, dan kecintaan terhadap tanah air perlu terus diwariskan kepada generasi penerus sebagai kekuatan dalam menjaga keutuhan serta mendorong kemajuan bangsa.
Penulis: Apson Benu/Diskominfotik TTU Editor: Frumentus Bana/Diskominfotik TTU
