KEFAMENANUNEWS — Pemerintah Desa Sunsea, Kecamatan Naibenu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), memanfaatkan Dana Desa (DD) untuk menghadirkan fasilitas penerangan jalan berbasis energi terbarukan bagi masyarakat.
Sebanyak 60 titik lampu jalan tenaga surya (solar cell) dengan kapasitas 1.500 Watt dibangun dan dipasang di seluruh wilayah Desa Sunsea. Fasilitas tersebut tersebar secara merata pada enam dusun yang ada di desa tersebut.
Program penerangan jalan ini dibiayai sepenuhnya melalui Dana Desa dengan total anggaran mencapai Rp51 juta. Pemasangan 60 titik lampu tersebut resmi diselesaikan pada Kamis, 3 September 2026.
Kepala Desa Sunsea, Fidelis Koi Neno Teme, mengatakan pembangunan penerangan jalan berbasis energi merupakan salah satu program pemerintah desa yang diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan penerangan di wilayah permukiman dan ruas jalan desa.
“Hari ini kita mewujudkan salah satu program kita yakni penerangan jalan berbasis energi. Sebanyak 60 titik lampu jalan tenaga surya 1.500 Watt mulai hari ini akan dilakukan pemasangan yang akan tersebar pada enam dusun di Desa Sunsea dengan alokasi anggaran bersumber dari Dana Desa,” ujar Fidelis saat dikonfirmasi di lokasi kegiatan.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya bertujuan memberikan penerangan pada malam hari, tetapi juga diharapkan dapat menciptakan lingkungan desa yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.
Kehadiran lampu jalan di sejumlah titik strategis diharapkan membantu warga yang melakukan aktivitas maupun perjalanan pada malam hari. Penerangan tersebut juga diharapkan dapat memberikan rasa aman, terutama bagi masyarakat yang harus melintasi ruas jalan desa setelah malam hari.
Fidelis mengajak seluruh masyarakat Desa Sunsea untuk ikut bertanggung jawab dalam menjaga keberadaan fasilitas yang telah dibangun menggunakan Dana Desa tersebut.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Desa Sunsea untuk menyambut program ini dengan rasa syukur dan tanggung jawab bersama. Mari kita jaga dan rawat fasilitas ini dengan baik, agar jalanan desa kita tetap terang, aman, dan nyaman untuk semua orang,” katanya.
Dorong Pemanfaatan Energi Terbarukan
Penggunaan lampu jalan tenaga surya menjadi salah satu langkah Pemerintah Desa Sunsea dalam memanfaatkan sumber energi terbarukan untuk mendukung kebutuhan masyarakat.
Lampu tenaga surya memanfaatkan energi matahari sebagai sumber energi sehingga dapat menjadi alternatif penerangan yang lebih ramah lingkungan. Penggunaan teknologi tersebut juga diharapkan dapat membantu mengurangi kebutuhan biaya operasional penerangan jalan dalam jangka panjang.
Selain aspek lingkungan, program ini memiliki manfaat sosial bagi masyarakat. Penerangan jalan yang memadai dapat mendukung mobilitas warga sekaligus meningkatkan kenyamanan ketika masyarakat melakukan aktivitas di luar rumah pada malam hari.
Pemerintah Desa Sunsea berharap fasilitas penerangan yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama sehingga mampu memberikan manfaat secara berkelanjutan.
“Semoga penerangan ini juga membawa semangat baru bagi warga untuk terus membangun kemajuan dan kesejahteraan bersama di Desa Sunsea,” ujar Fidelis.
Dengan tersedianya 60 titik lampu tenaga surya yang tersebar di enam dusun, Pemerintah Desa Sunsea menunjukkan upaya pemanfaatan Dana Desa untuk pembangunan fasilitas yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Pemerintah desa juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga fasilitas tersebut. Dengan perawatan dan pengawasan bersama, lampu jalan tenaga surya diharapkan dapat terus berfungsi dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Sunsea dalam jangka panjang.
Penulis: Poldus Meomanu
Editor: Nurmiati
