KEFAMENANU, NEWS – PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kefamenanu mencatat sekitar 20 dusun di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, hingga 2026 belum terlayani jaringan listrik.
Manager PLN ULP Kefamenanu A.A. Ngurah Maha Adisurya mengatakan, saat ini sejumlah dusun tersebut masih dalam proses survei dan penyusunan gambar oleh PLN.
“Secara data, di TTU masih ada sekitar 20 dusun yang belum terlistrik. Namun, saat ini masih dalam proses gambar dan survei,” kata Agung di Kefamenanu, Rabu (12/8/2026).
Ia mengatakan, pada 2026 terdapat 12 dusun yang jaringan listriknya telah dikerjakan dan sedang dalam proses untuk penyalaan.
Menurut dia, 12 dusun tersebut tidak seluruhnya masuk dalam daftar 20 dusun yang belum terlayani listrik. PLN terus melakukan percepatan perluasan jaringan dengan menyesuaikan kondisi di lapangan.
Agung mengatakan PLN juga terus mengusulkan program penyalaan listrik dusun setiap tahun, tidak hanya di TTU tetapi di berbagai wilayah di Indonesia.
“Setiap tahun pasti kami usulkan terkait penyalaan listrik dusun. Namun, untuk penyelesaian akhirnya masih menjadi gambaran besar di PLN pusat,” ujarnya.
Sementara terkait program promo dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Agung mengatakan PLN secara berkala menyediakan promo tematik, termasuk program tambah daya dengan potongan 50 persen.
Namun, khusus promo dalam rangka 17 Agustus 2026, pihaknya masih menunggu instruksi dari PLN pusat.
“Untuk acara 17-an ini masih belum ada instruksi kerja dari PLN pusat. Kalau sudah ada, pasti kami promosikan,” katanya.
Penulis : Lius Salu
Editor : Frumentus Bana
