Peletakan Batu Pertama Pasar Modern, Pemkab dan DPRD Tegaskan Komitmen Transformasi Ekonomi TTU

KEFAMENANU NEWS,- Pembangunan Pasar Modern Kota Kefamenanu resmi dimulai. Ditandai dengan peletakan batu pertama, Jumat (11/9/2026). Pembangunan fasilitas perdagangan ini menjadi langkah awal Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dalam mendorong perubahan wajah kota sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.

Pembangunan Pasar Modern Kefamenanu merupakan salah satu program strategis sekaligus implementasi visi dan misi Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.IP., M.A. dan Wakil Bupati Kamillus Elu, S.H.

Pasar tersebut dirancang untuk menghadirkan tempat berjualan yang lebih layak, aman, nyaman, dan tertata bagi masyarakat, khususnya para pedagang dan pembeli.

Menariknya, Pasar Baru Kota Kefamenanu tidak sepenuhnya meninggalkan karakter pasar tradisional. Konsep yang dikembangkan merupakan perpaduan antara pasar modern dan pasar tradisional, sehingga seluruh pedagang diharapkan dapat terakomodasi tanpa terkecuali.

Setiap lokasi perdagangan nantinya akan ditata secara lebih teratur berdasarkan klaster atau jenis usaha. Dengan demikian, pasar tidak hanya menjadi tempat transaksi ekonomi, tetapi juga bagian dari penataan kawasan perkotaan Kefamenanu.

Saat memberikan sambutan dan arahan usai peletakan batu pertama, Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo menegaskan bahwa pembangunan pasar modern merupakan bagian dari proses transformasi TTU. Menurut Bupati, pembangunan tersebut menjadi momentum untuk melakukan perubahan dan lompatan dari pola pasar tradisional menuju pasar yang lebih modern, tertata, dan mampu mengikuti perkembangan zaman.

Bupati menegaskan bahwa pembangunan pasar modern ini merupakan langkah awal dari proses perubahan yang lebih besar di TTU.“Ini hanya awal. TTU lagi bertransformasi,” tegasnya.

Transformasi tersebut, kata Bupati, tidak hanya menyangkut perubahan fisik, tetapi juga pola pikir dan tata kelola pembangunan daerah. TTU harus memiliki cara pandang yang lebih maju agar mampu berkembang dan tidak lagi dipandang sebagai daerah tertinggal.

Keberadaan pasar modern juga diarahkan untuk memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena itu, Bupati meminta dukungan serta kolaborasi lintas sektor dan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar pembangunan dan pengelolaan pasar dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan daerah.

Dalam proses tersebut, Pemkab TTU juga mendapat dukungan dari DPRD Kabupaten TTU. Bupati menyebut terdapat kesamaan pandangan antara pemerintah daerah dan lembaga legislatif bahwa TTU harus terus berubah dan bergerak maju.“Kita lagi didukung oleh teman-teman DPRD Kabupaten TTU. Kita sepakat bahwa TTU harus berubah,” ujarnya.

Bupati juga mendorong perubahan mindset masyarakat dalam melihat masa depan TTU sebagai daerah yang terus bertumbuh dan memiliki posisi strategis sebagai Tempat Transit Utama (TTU).

Pemkab dan DPRD Siapkan Pengelolaan Profesional

Tidak berhenti pada pembangunan fisik, Pemkab TTU bersama DPRD juga mulai menyiapkan konsep pengelolaan pasar setelah pembangunan rampung. Salah satu opsi yang tengah didorong adalah pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dapat membawahi Perusahaan Daerah (PD) Pasar. Pengelolaan melalui badan usaha daerah diharapkan membuat pasar dapat dikelola secara lebih profesional sekaligus membuka peluang peningkatan PAD.

Selain itu, pemerintah daerah juga tengah melihat peluang pengelolaan penerbangan di Bandara Khusus Jack Ukat, Sasi melalui perusahaan daerah, baik secara mandiri maupun bekerja sama dengan pihak ketiga melalui skema BUMD.

DPRD Dukung Penuh Transformasi Pasar

Dukungan terhadap pembangunan Pasar Modern Kefamenanu juga disampaikan Ketua DPRD TTU Kristoforus Efi, S.T.Menurutnya, pasar merupakan salah satu urat nadi perekonomian masyarakat TTU, terutama masyarakat Kota Kefamenanu. Karena itu, DPRD mendukung pembangunan dan pengembangan pasar agar ke depan dapat menjadi fasilitas perdagangan yang semakin representatif.

“Pada prinsipnya DPRD TTU mendukung bahwa pasar ini merupakan salah satu urat nadi perekonomian masyarakat TTU, khususnya di Kota Kefamenanu,” katanya.

Kristoforus menilai konsep pasar modern perlu diikuti dengan pengembangan secara berkelanjutan. Dari sisi pembiayaan, pengembangan pasar dapat didukung melalui APBD maupun dengan mengupayakan dukungan dari pemerintah pusat.

Menurutnya, pembangunan yang dimulai saat ini merupakan fondasi awal bagi pengembangan pasar modern di masa mendatang. DPRD, kata Kristo, juga memandang pengelolaan pasar melalui Perusahaan Daerah (PD) Pasar akan lebih efektif dan profesional, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendukung peningkatan PAD.

“Yang paling penting adalah pasar ini bisa memberikan kenyamanan dan keamanan kepada masyarakat pelaku ekonomi dan masyarakat pada umumnya yang berbelanja,” ujar Kristoforus.

Ia menegaskan DPRD mendukung penuh transformasi yang dilakukan Pemkab TTU dari pasar tradisional menuju pasar modern. Menurutnya, perubahan tersebut sudah menjadi kebutuhan seiring perkembangan zaman.

Pedagang Bangga dan Sambut Pembangunan dengan Harapan Baru

Dimulainya pembangunan pasar modern juga mendapat sambutan positif dari para pedagang. Ketua Pasar Baru, Thomas Tefi, mengaku bangga dengan pembangunan fasilitas tersebut.

“Kami sangat bangga dengan adanya pasar modern ini. Memang sebelumnya kami jualan di lokasi yang kumuh dan bau busuk serta berlumpur. Tapi nanti pasar sudah jadi, kami pasti akan aman,” ungkapnya.

Ia berharap proses pembangunan dapat diselesaikan secepatnya sehingga para pedagang dapat segera menempati lokasi baru dan menjalankan aktivitas perdagangan dalam suasana yang lebih aman dan nyaman.

Dimulainya pembangunan Pasar Modern Kefamenanu pun menjadi lebih dari sekadar peletakan batu pertama sebuah bangunan. Di balik pembangunan tersebut terdapat harapan Pemkab, DPRD, dan para pedagang untuk menghadirkan ruang ekonomi yang lebih tertata, meningkatkan kenyamanan masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari wajah baru TTU yang terus bertransformasi.

Penulis : Apson Benu/Diskominfotik TTU Editor : Frumentus Bana/Diskominfotik TTU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!