KEFAMENANU, NEWS — Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, Yosep Falentinus Delasalle Kebo mendorong pembangunan Pasar Modern Kefamenanu menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus pusat aktivitas perdagangan baru di Kabupaten TTU.
Hal itu disampaikan Yosep saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pasar Modern Kefamenanu yang dihadiri Wakapolres TTU, Ketua DPRD TTU, perwakilan Kodim 1618/TTU, perwakilan Kejaksaan Negeri TTU, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh adat, dan tokoh masyarakat.
Yosep mengatakan pasar modern tersebut akan ditata berdasarkan klaster komoditas untuk menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertib dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat.
“Pasar akan kita klasterkan menjadi klaster basah, seperti sayur-mayur, daging dan jualan basah lainnya. Kemudian klaster kering seperti pakaian dan elektronik akan dipisahkan,” katanya.
Ia menjelaskan penataan pasar dilakukan karena selama ini berbagai jenis aktivitas perdagangan masih bercampur dalam satu kawasan.
“Selama ini digabung menjadi satu sehingga kita akan pisahkan, termasuk teman-teman penjahit juga akan kita pisahkan agar tidak berkumpul menjadi satu,” ujarnya.
Menurut Yosep, pembangunan pasar modern merupakan bagian dari langkah pemerintah daerah untuk mempercepat perubahan di TTU dan meningkatkan daya saing daerah.
“Kita sepakat bahwa TTU mau berubah. Mau sampai kapan percuma kita siapkan anggaran tetapi pola pikir kita masih tetap dan tidak ada perubahan,” katanya.
Untuk memastikan pengelolaan pasar berjalan profesional, Pemkab TTU bersama DPRD sedang menyiapkan pembentukan badan usaha milik daerah (BUMD), termasuk perusahaan daerah yang secara khusus mengelola pasar modern.
“Kita akan segera membentuk BUMD yang disebut perusahaan daerah (PD) Pasar yang khusus mengelola pasar modern ini,” katanya.
Yosep mengatakan setelah pasar modern selesai dibangun, pasar lama akan ditata kembali dan direncanakan menjadi pusat kuliner. Pemerintah daerah juga sedang mendorong pembentukan BUMD yang akan mengelola sektor penerbangan dan bandara di TTU.
“Kita harus memberikan yang terbaik. Masyarakat kita ini sudah terlalu lama tertinggal. Saatnya kita berikan yang terbaik kepada mereka,” ujarnya.
Ia berharap pembangunan pasar modern dan sejumlah fasilitas pendukung lainnya dapat memperkuat posisi TTU sebagai pusat aktivitas ekonomi dan transit di Pulau Timor.
“Kita berharap TTU ke depan menjadi Tempat Transit Utama. Saya yakin kalau sudah maju, siapapun akan mau berkunjung ke TTU,” katanya.
Yosep mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pembangunan tersebut agar TTU tidak hanya menjadi daerah yang dilalui masyarakat, tetapi juga menjadi daerah tujuan dengan berbagai fasilitas dan potensi ekonomi yang dapat dibanggakan.
Penulis : Lius Salu
Editor : Frumentus Bana
