KEFAMENANU, NEWS – Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, menggelar misa syukur dan pemberkatan Gedung Kantor Bupati TTU setelah renovasi, yang dirangkaikan dengan penyerahan kunci ruangan ATM Center dari Bank NTT Cabang Kefamenanu, Rabu (21/10).
Kegiatan yang berlangsung di lobi Kantor Bupati TTU itu dihadiri Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo, Wakil Bupati Kamillus Elu, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah, serta jajaran Pemerintah Kabupaten TTU.
Dalam sambutannya, Bupati Yosep Falentinus Delasalle Kebo mengatakan gedung kantor bupati telah digunakan sejak 2006 dan menjadi pusat penyelenggaraan pemerintahan daerah selama hampir dua dekade.
Ia menjelaskan renovasi gedung tersebut tidak sekadar bertujuan memperbarui tampilan fisik bangunan, tetapi juga menciptakan lingkungan kerja yang lebih representatif, nyaman, dan tertib guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Renovasi gedung ini bukan semata-mata untuk memperindah tampilan fisik bangunan, melainkan bagian dari upaya membangun lingkungan kerja pemerintahan yang lebih representatif, nyaman, dan tertib guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik,” kata Bupati.
Ia menegaskan, pembaruan sarana dan prasarana pemerintahan harus diikuti dengan perubahan pola pikir, peningkatan kedisiplinan, serta kualitas kerja aparatur sipil negara (ASN).
“Gedung ini harus menjadi titik tolak bagi lahirnya budaya kerja yang lebih disiplin, responsif, inovatif, dan berorientasi pada hasil. Kita berada di sini bukan untuk dilayani oleh rakyat, melainkan untuk melayani rakyat,” ujarnya.
Bupati juga menegaskan bahwa Kantor Bupati TTU merupakan rumah bersama bagi seluruh masyarakat. Karena itu, setiap warga yang datang harus mendapatkan pelayanan yang baik, adil, dan tanpa diskriminasi.
Menurut dia, kantor pemerintahan harus menjadi tempat masyarakat menyampaikan aspirasi, memperoleh pelayanan, serta mendapatkan solusi atas persoalan yang dihadapi.
Dalam sambutannya, Bupati turut menjelaskan makna filosofis kawasan Kantor Bupati TTU yang mencakup gedung utama sebagai Sonaf Besi, gapura bersayap, serta Taman Doa Santo Antonius Padua yang memiliki Hau Monef sebagai simbol harmonisasi antara manusia, alam atau leluhur, dan Tuhan.
Ia mengatakan unsur-unsur tersebut mencerminkan keterkaitan antara pemerintah, adat, dan gereja dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis. Nilai tersebut, katanya, sejalan dengan semangat Nekaf Mese, Ansaof Mese.
Bupati berharap gedung yang telah direnovasi dapat menjadi simbol pembaruan birokrasi sekaligus mendukung lahirnya kebijakan dan program pembangunan yang menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kemegahan sebuah kantor tidak diukur dari indahnya bangunan, tetapi dari besarnya manfaat yang dirasakan masyarakat,” katanya.
Ia juga mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk menjaga kebersihan, fasilitas, dan aset kantor, serta memelihara nilai kejujuran, kedisiplinan, persatuan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pada kesempatan itu, Bupati menyampaikan apresiasi kepada kontraktor pelaksana dan seluruh tenaga kerja yang telah menyelesaikan renovasi gedung tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Bank NTT Cabang Kefamenanu menyerahkan kunci ruangan ATM Center yang turut direnovasi di kawasan pintu gerbang Kantor Bupati TTU.
Renovasi dilakukan untuk memperbaiki kondisi ruangan yang sebelumnya kurang terawat sekaligus meningkatkan kenyamanan nasabah saat melakukan transaksi perbankan.
Pimpinan Bank NTT Cabang Kefamenanu, Jorsalino Reynaldi Seran mengatakan ruangan tersebut kini dilengkapi toilet dan pos penjagaan bagi personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk mendukung kebersihan dan pemeliharaan fasilitas.
“Sekarang ruangan ATM Center sudah dilengkapi toilet dan pos jaga bagi teman-teman Satpol PP sehingga diharapkan kebersihan dan perawatannya lebih terjamin,” ujarnya.
Pemberkatan gedung dan penyerahan ruangan ATM Center tersebut diharapkan mendukung kelancaran aktivitas pemerintahan serta meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam mengakses pelayanan publik dan layanan perbankan.
Penulis : Lius Salu
Editor : Frumentus Bana
