KEFAMENANU NEWS,- Wakil Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Kamillus Elu, S.H, menghimbau seluruh masyarakat Kabupaten TTU, khususnya para ASN, pelajar, dan generasi muda, untuk membiasakan penggunaan Salam Salu Miomaffo – Kuluan Maubes dalam setiap upacara, kegiatan seremonial, serta acara kedinasan lainnya.
Menurut Wabup Kamillus, salam khas daerah tersebut memiliki makna budaya yang dalam dan perlu terus diwariskan kepada generasi penerus. “Supaya anak-anak dan generasi muda tidak asing dengan salam ini,” tegasnya.
Ia menceritakan bahwa salam ini juga ia sampaikan dalam berbagai kesempatan di luar daerah, termasuk saat menjadi narasumber di Kupang maupun dalam forum resmi bersama Gubernur dan pejabat tinggi lainnya.
“Ketika saya ucapkan salam ini, mereka langsung bertanya: artinya apa?” ujar Wabup saat memberikan sambutan dalam kegiatan pembukaan lomba festival karnaval budaya yang diselenggarakan oleh Dinas Parekraf TTU di lapangan futsal samping rujab, Sabtu (29/11/2025).
Kamillus kemudian menjelaskan bahwa salam Salu Miomaffo-Kuluan Maubes merepresentasikan identitas TTU sebagai daerah dengan tiga swapraja. Biboki, Insana dan Miomaffo. Salu di Miomafo, Kuluan yang merujuk pada Biboki sedangkan Maubes untuk wilayah Insana.
“Saya katakan, salam ini mencerminkan bahwa TTU adalah rumah besar bagi tiga swapraja tersebut. Ketika kita mengucapkannya, kita sedang menegaskan jati diri dan persatuan kita sebagai masyarakat TTU,” jelasnya.
Dengan penggunaan salam ini secara konsisten, Wabup TTU berharap nilai budaya, persatuan, dan jati diri masyarakat TTU terus terpelihara dan diperkenalkan kepada generasi berikutnya maupun masyarakat luar.
Penulis : Apson Benu
Editor : Kristo Ukat
