Menindaklanjuti Surat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 500.2.5/2309/IJ tanggal 4 September 2025 tentang atensi terhadap kenaikan harga komoditi beras di daerah, Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) melalui Tim Terpadu Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melakukan pemantauan atau inspeksi mendadak (sidak) harga kebutuhan pokok di sejumlah titik di Kota Kefamenanu.
Sidak dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Ekonomi Setda TTU, Fredy Afeanpah, bersama perwakilan Dinas Sosial, Bagian Hukum Setda TTU, Satpol PP, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten TTU. Pemantauan dimulai dari wilayah Terminal Kota Kefamenanu dengan menyasar sejumlah toko sembako, Rabu (3/12/2025).

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kementerian Dalam Negeri terkait pengendalian harga komoditi di daerah. Jelang Hari Besar Keagamaan Nasional Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), kami memastikan kondisi harga tetap terkendali untuk mencegah inflasi,” jelas Fredy Afeanpah saat diwawancarai usai pelaksanaan survei harga.
Selain wilayah terminal kota, pemantauan harga oleh TPID TTU juga dilakukan di Pasar Baru dan Pasar Lama Kefamenanu. Tim memastikan ketersediaan barang serta harga sejumlah komoditi strategis seperti beras, minyak goreng, gula, tepung, telur, dan kebutuhan pokok lainnya tetap stabil.
Menurut Fredy, kegiatan pemantauan tidak hanya dilakukan di pasar dalam kota. TPID TTU juga akan turun langsung ke beberapa pasar tradisional di kecamatan untuk mengetahui perkembangan harga di luar wilayah kota.
“Kami ingin memastikan kondisi harga benar-benar terpantau merata di seluruh wilayah Kabupaten TTU,” ujarnya.

Hasil sementara dari sidak menunjukkan bahwa harga sembako di Kabupaten TTU masih berada pada level stabil.
TPID TTU memastikan kegiatan pemantauan akan terus dilakukan secara berkala hingga menjelang perayaan Nataru untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang wajar.
Senada dengan hal tersebut juga disampaikan pemilik Toko Bone Jaya 1, Munawir Senawi, yang mengaku belum terjadi kenaikan harga yang signifikan pada komoditi pokok.
“Harga masih stabil, tapi kadang ada naik turun sedikit,” ungkap Munawir.
Penulis: Poldus Meomanu
Editor : Kristo Ukat
