Air Mata Haru Warnai Momen Pelepasan ASN Purna Tugas, Sejarah Baru di Pemkab TTU

KEFAMENANU NEWS,- Wilhelmus Sanan menari tebe dengan hati bergetar hingga meneteskan air mata. Mengenakan bete bermotif Insana, pilu, alu’, gelang adat, serta kalung muti di lehernya, kakinya terayun lincah mengikuti irama.

Di tengah ribuan pasang mata ASN yang membentuk lingkaran besar, ia menari tanpa canggung sambil mengangkat piagam penghargaan dari Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.IP., M.A. Air matanya bukan karena sedih, melainkan ungkapan haru dan bangga atas apresiasi pemerintah Kabupaten TTU kepada dirinya setelah 39 tahun 10 bulan mengabdi sebagai guru sejak 1986.

Bupati TTU dan Sekda TTU berfoto bersama Wilhelmus Sanan, S.Pd., SD (baju hijau-red), salah satu ASN yang resmi purna tugas pada tahun 2026. Foto : Kominfotik TTU

Saya menangis karena senang. Terima kasih Bapak Bupati dan semua ASN. Kami bangga dilepas dengan cara seperti ini,” ungkap suami Marta Olin dan ayah enam anak yang selama ini menjabat Kepala Sekolah SDN Oeliurai.

Wilhelmus Sanan, S.Pd., SD merupakan satu dari 75 ASN yang resmi purna tugas dan dilepas secara resmi oleh Bupati TTU di Kantor Bupati, Senin (19/01/2026). Itu disaksikan Sekda TTU Fransiskus Bait Fay, para Asisten Setda TTU, para Staf Ahli Bupati TTU dan pimpinan OPD usai apel kesadaran. Pelepasan diwarnai puisi oleh staf Prokopim Setda TTU dan perwakilan ASN purna tugas, ramah tamah bersama hingga pengantaran ke pintu gerbang kantor bupati TTU.

Sejarah Baru Pelepasan Purna Tugas ASN TTU

Ini kebanggaan luar biasa bagi kami ASN. Ini sejarah baru untuk Pemkab TTU,” kata Drs. Simon Soge, mantan Kadis Nakertrans TTU mewakili ASN purna tugas.

Drs. Simon Soge, mantan Kadis Nakertrans TTU mewakili ASN purna tugas saat menyampaikan sambutan dalam acara ramah tamah. Foto : Kominfotik TTU

Setelah 32 tahun mengabdi, ia mengaku bangga dan merasa dihargai melalui momen pelepasan tersebut. “Kami mohon maaf jika ada kekurangan. Terima kasih atas kebersamaan ini. Mari terus saling mendukung untuk membangun TTU tercinta.”pungkasnya.

Simon juga mengapresiasi perubahan di bawah kepemimpinan Bupati Yosep Falentinus Delasalle Kebo dan Wakil Bupati Kamilus Elu. “Kota Kefa mulai ditata, fasilitas umum dan jalan hingga desa-desa diperbaiki, investor mulai masuk. Ada langkah maju untuk TTU,” ungkapannya.

Mengabdi 40 Tahun 7 Bulan Sebagai ASN Untuk Generasi Penerus Bangsa

Ibu Matilda K. Bano saat diwawancarai media ini. Foto : Kominfotik TTU

Salah satu perwakilan ASN guru yang telah mengabdi selama 40 tahun 7 bulan untuk mendidik generasi penerus bangsa, Matilda K. Bano. Pengabdian pertamanya di SDK Kiuola, selanjutnya di SDN Naiola, SDK Maurisu, SDK Noemuti 2, SDK Oenak dan diangkat menjadi kepala sekolah di SDN Baki Sonbay hingga purna bakti di tahun 2026.

Momen ini saya sangat terharu karena satu-satunya bupati yang memperhatikan kami yang purna bakti. Kami merasa sangat dihargai,” ujarnya berpesan kepada ASN yang masih aktif agar menanamkan nilai loyalitas kepada pimpinan, kedisiplinan, profesionalisme dan etos kerja. Matilda merupakan salah satu dari lima ASN purna bakti dengan masa pengabdian 40 tahun yang diberi bonus khusus oleh Bupati TTU.

Bupati TTU : Mengantar ASN Purna Bakti dengan Suatu Kehormatan

Suasana ramah tamah acara pelepasan para ASN purna tugas, bertempat di lobi kantor bupati TTU,

Yang pensiun, kita tidak melupakan mereka. Kita mengantar mereka dengan suatu kehormatan, kebanggaan dan juga kegembiraan untuk kembali ke masyarakat,” ujar Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.IP., M.A. saat diwawancarai usai acara pelepasan.

Bupati pasangan Wakil Bupati TTU, Kamilus Elu,S.H ini tak lupa berpesan kepada para ASN yang masih aktif agar tetap semangat bekerja dengan mencontohi para ASN yang telah mencapai usia pensiun dengan suatu kehormatan dan bermartabat. “Pesan saya kembali ke masyarakat dengan membawa nilai-nilai positif selama pengabdian kemudian jaga diri,” pesannya.

“Setiap bulan kalau ada yang pensiun maka kita akan adakan seperti ini. Siapa pun yang mau pensiun, bukan hanya kepala dinas, sampai di tingkat guru akan kita acarakan,” ujar bupati.

Plt. Kepala BKPSDM Kabupaten TTU, Ignasius L. Ol Sea, S.Sos, saat diwawancarai media ini. Foto : Kominfotik TT

Terpisah, Plt. Kepala BKPSDM Kabupaten TTU, Ignasius L. Ol Sea, S.Sos, menjelaskan, sebanyak 75 ASN purna tugas terdiri dari pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas hingga guru dan pejabat fungsional.

Jadi ini berlaku untuk seluruh ASN. Tidak terkecuali. Dari 75 hari ini ada kepala dinas, staf badan hingga kecamatan sebanyak 14 orang, sedangkan guru 53 orang dan tenaga kesehatan 8 orang. Ini menjadi agenda rutin setiap bulan. Dari BKPSDM mempersiapkan piagam penghargaan,” tutupnya.

Penulis : Apson Benu.
Editor : Kristo Ukat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *