KEFAMENANU NEWS,- Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan bagi pejabat struktural di lingkungan pemerintah daerah pada hari ini, Rabu (21/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati tersebut diikuti oleh pejabat Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, dan Fungsional untuk tahun anggaran 2026.
Pelantikan ini merupakan bagian dari mutasi dan penyegaran birokrasi di awal tahun, termasuk pergeseran sejumlah pejabat eselon II yang dinilai penting untuk diisi kembali demi optimalisasi pelayanan publik dan kinerja pemerintahan daerah. Sebelumnya, Bupati TTU telah menyampaikan rencana perubahan struktur ini guna mengisi jabatan strategis yang kosong serta meningkatkan efektivitas pemerintahan di Kabupaten TTU.

Dalam sambutannya, Bupati Yosep Falentinus Delasalle Kebo menyampaikan apresiasi kepada Plh. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) beserta seluruh staf atas kelancaran jalannya acara pelantikan yang tertib dan sesuai ketentuan.
“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas pelaksanaan kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan yang berjalan lancar. Semoga momentum ini menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja, disiplin, serta pelayanan kepada masyarakat demi kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten TTU,” ujarnya.
Bupati Falent menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar agenda administratif atau seremonial semata, melainkan sebuah momentum moral dan konstitusional yang mengandung tanggung jawab besar kepada Tuhan Yang Maha Esa, kepada negara, dan terutama kepada masyarakat yang dilayani.

Dalam sumpah yang baru saja diucapkan para pejabat terlantik, terkandung komitmen untuk melaksanakan tugas dengan integritas, akuntabilitas, dan profesionalisme sesuai dengan prinsip Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Undang-Undang ini menegaskan bahwa ASN adalah profesi yang berlandaskan nilai dasar kode etik dan perilaku serta berorientasi pada pelayanan publik, akuntabilitas, kompetensi, dan kinerja.
“Saya juga menyampaikan selamat dan profisiat kepada saudara-saudari yang dilantik hari ini. Amanah yang diberikan bukan hadiah atau hak semata, tetapi titipan yang akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan hukum negara maupun Tuhan Yang Maha Esa,” tambahnya.
Bupati yang pernah berdinas di TNI tersebut mengingatkan bahwa ASN tidak lagi dipandang sebagai penguasa, melainkan sebagai pelayan rakyat; jabatan adalah amanah yang harus dijaga dengan integritas, kejujuran, dan teladan. Kepada para pejabat yang baru saja diambil sumpah/janjinya, ia berpesan untuk bekerja dengan hati, berpikir jernih, dan bertindak bijaksana, membangun sinergi dan kolaborasi antar-organisasi serta menghindari ego sektoral, sehingga dapat menjadi pemimpin yang memberi contoh nyata dalam pelayanan publik.

Sekali lagi, Bupati Falent mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang dilantik dan berharap semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan kekuatan, hikmat, dan keberanian kepada kita semua untuk menjalankan tugas dengan penuh dedikasi demi kemajuan Kabupaten Timor Tengah Utara.
Pelantikan hari ini juga menunjukkan langkah strategis dalam penataan birokrasi di lingkungan Pemkab TTU, termasuk penyegaran struktur organisasi agar mampu menghadapi tantangan tugas pemerintahan dan kebutuhan pelayanan publik secara lebih optimal di awal tahun 2026.
Penulis : Lius Salu
Editor : Kristo Ukat
