Pemkab TTU Salurkan Dana Hibah Rp2,5 Miliar untuk Pembangunan Gereja St. Fransiskus Xaverius Wini

KEFAMENANU NEWS,- Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menyalurkan bantuan dana hibah sebesar Rp2.500.000.000 untuk mendukung pembangunan Gedung Gereja Paroki St. Fransiskus Xaverius di Wini. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, di lokasi gereja pada Minggu (8/2/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Falent menyampaikan bahwa keberadaan Gereja Paroki Wini memiliki peran strategis, terutama karena lokasi Wini berada di wilayah perbatasan. Gedung gereja yang representatif dinilai menjadi cermin kemajuan religiusitas masyarakat setempat di mata daerah lain maupun negara tetangga.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pastor Paroki, DKP, DPP, serta seluruh panitia pembangunan dan umat Paroki Wini yang telah berupaya dengan semangat dan kebersamaan untuk melanjutkan pembangunan gedung gereja ini,” ujar Bupati Falent seusai penyerahan.

Bupati menekankan bahwa pembangunan rumah ibadah bukan sekadar kegiatan fisik, tetapi merupakan wujud iman, persatuan, dan semangat gotong royong umat dalam membangun kehidupan rohani yang kokoh.Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap semangat tersebut, pemerintah daerah menyerahkan bantuan dana hibah yang bersumber dari APBD Kabupaten TTU.

Menurut Bupati, bantuan ini diharapkan dapat mempercepat proses konstruksi sehingga umat dapat segera beribadah dalam suasana yang lebih nyaman dan khusyuk.Selain itu, Falent menjelaskan bahwa bantuan dana hibah ini juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan di bidang keagamaan.

Ia menilai rumah ibadah memiliki peran penting sebagai pusat pembinaan iman, pembentukan karakter, serta penguatan nilai moral dan sosial di tengah masyarakat. “Dukungan terhadap pembangunan sarana peribadatan merupakan bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan masyarakat TTU yang religius, harmonis, sekaligus sejahtera,” tambah Bupati.

Bupati Falent berharap agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal. Ia mengingatkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, pihak gereja, dan umat sangat diperlukan agar setiap tahapan pembangunan berjalan lancar dan selesai sesuai harapan bersama.

Meski dana hibah ini merupakan stimulan, Bupati menggarisbawahi bahwa kekuatan utama tetap berada pada ketulusan dan partisipasi aktif seluruh umat Paroki Wini.Ia meminta agar panitia pembangunan mengelola dana tersebut secara bertanggung jawab, transparan, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Bupati juga mengingatkan pentingnya standar teknis dalam setiap proses pembangunan agar gedung gereja kokoh dan tahan lama. Dalam kesempatan itu, Bupati yang juga mantan prajurit TNI ini mengajak seluruh umat Paroki Wini untuk terus menjaga semangat kebersamaan, persaudaraan, dan toleransi antarumat beragama.

Mari kita jadikan pembangunan gereja ini sebagai momentum untuk semakin mempererat persatuan serta memperkuat kontribusi Gereja dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di wilayah perbatasan Wini yang kita cintai. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberkati setiap niat baik dan usaha kita bersama,” tutupnya.

Penulis : Lius Salu/Kominfotik TTU

Editor    : Wempi Bana/Kominfotik TTU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *