KEFAMENANU, NEWS – Pelaksana Harian Sekretaris Daerah (Plh Sekda) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Trinimus Olin, membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 tingkat Kecamatan Insana Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kecamatan Insana Tengah, Selasa (3/3/2026).
Dalam amanat yang disampaikan mewakili Bupati TTU, Trinimus Olin menegaskan bahwa para peserta Musrenbang merupakan wakil dari seluruh masyarakat Kecamatan Insana Tengah yang berkewajiban memperjuangkan kebutuhan dan aspirasi warga di wilayahnya.
Ia mendorong semua peserta memberi masukan konstruktif, kreatif, dan inovatif demi kemajuan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.Musrenbang RKPD merupakan forum strategis yang hasilnya akan menjadi bahan pembahasan dalam Musrenbang RKPD tingkat kabupaten dan berperan penting dalam penyempurnaan rancangan RKPD Kabupaten TTU Tahun 2027.

Tujuan utamanya adalah menyelaraskan, mengklarifikasi, dan mencapai kesepakatan atas usulan kegiatan prioritas yang berasal dari tingkat desa untuk diintegrasikan dengan prioritas pembangunan di kecamatan.
Trinimus Olin mengingatkan bahwa meskipun berbagai usulan masyarakat telah diajukan pada Musrenbang RKPD sebelumnya untuk tahun 2026, tidak semua dapat diakomodir dalam APBD 2026 akibat keterbatasan fiskal dan skala prioritas. Namun, Musrenbang tetap harus dilaksanakan sebagai bagian dari proses perencanaan pembangunan yang berkesinambungan, dan semua pihak diharapkan optimis bahwa perencanaan yang matang akan dapat diwujudkan sesuai waktunya.
Musrenbang bukan sekadar pemenuhan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, tetapi memiliki makna strategis dalam menentukan arah pembangunan yang berpihak kepada kesejahteraan masyarakat. Nilai-nilai seperti kebersamaan, gotong royong, dan musyawarah mufakat menjadi landasan pelaksanaan Musrenbang, dan diharapkan dapat dijalankan secara sungguh-sungguh oleh semua peserta.

Dalam arahannya, Plh Sekda juga mengingatkan tentang etika dan moral aparatur pemerintah sebagai pelayan masyarakat, meminta agar pejabat negara menunjukkan contoh perilaku yang baik dan taat pada peraturan. Ia menegaskan bahwa perilaku yang menyimpang, termasuk dalam pengelolaan keuangan negara maupun kehidupan sosial, harus dihindari karena bertentangan dengan tugas sebagai abdi negara.
Selain itu, ia menekankan pentingnya keterkaitan pembangunan daerah dengan program nasional, dan mengajak semua pihak mendukung program pemerintah pusat seperti program MBG dan Koperasi Merah Putih, dengan menyampaikan setiap persoalan secara berjenjang agar dapat segera ditindaklanjuti.Tema RKPD Kabupaten TTU Tahun 2027 yang diusung adalah Penguatan Landasan Transformasi Daerah II Menuju TTU Emas, mengacu pada visi misi daerah periode 2025-2029. Fokus pembangunan dituangkan dalam 23 tagline prioritas yang mencakup peningkatan produk unggulan daerah, pengembangan ekonomi desa dan investasi, layanan pendidikan dan kesehatan gratis, ketahanan pangan, budaya lokal, bantuan sosial, pelayanan publik yang bersih, pemenuhan infrastruktur dasar, serta kesiapsiagaan menghadapi bencana.Program prioritas tersebut menjadi kompas dalam diskusi Musrenbang RKPD kali ini, yang hanya akan terlaksana jika semua pihak menyadari peran dan tanggung jawab masing-masing dalam proses pembangunan daerah ke depan.Sumber kegiatan Musrenbang ini sesuai dengan tahapan perencanaan pembangunan daerah melalui forum konsultatif yang bertujuan menyelaraskan usulan desa dan kecamatan sebagai bagian dari penyusunan RKPD Kabupaten (Prinsip perencanaan pembangunan berbasis Musrenbang sesuai peraturan perencanaan daerah).
Penulis : Lius Salu / Kominfotik TTU
Editor : Frumentus Bana / Kominfotik TTU
