Bupati TTU Minta Camat Jadi Garda Terdepan dalam Perencanaan Pembangunan

KEFAMENANU, NEWS – Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tingkat Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), resmi dibuka oleh Bupati Yosep Falentinus Delasalle Kebo, Rabu (4/3/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Camat Bikomi Nilulat dan dihadiri perangkat pemerintah daerah, camat, kepala desa, serta perwakilan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati yang juga merupakan pimpinan eksekutif di Kabupaten TTU menekankan bahwa Musrenbang merupakan bagian penting dari proses perencanaan pembangunan daerah yang membuka ruang partisipasi masyarakat sekaligus menyelaraskan usulan-usulan dari tingkat desa hingga kabupaten. Kegiatan semacam ini merupakan bagian dari rangkaian perencanaan pembangunan yang sudah berlangsung di berbagai kecamatan di TTU, sebagaimana telah menjadi rutinitas setiap tahunnya.

Bupati Falentinus menyampaikan pesan tegas kepada jajaran camat, bahwa mereka harus menjadi garda terdepan pemerintah daerah di tingkat bawah.

Bupati TTU saat menyampaikan arahan dalam kegiatan tersebut, Rabu (4/3/2026)

Ia menyoroti adanya sebagian camat yang dianggap kurang memahami program pemerintah, termasuk program MBG (Makan Bergizi Gratis) yang masih dipertanyakan oleh beberapa pihak. Menurutnya, ketidaktahuan terhadap program-program strategis pemerintahan adalah bentuk sikap apatis yang perlu diatasi dengan proaktif bertanya dan belajar.

“Kalau tidak tahu, tanya. Ini menjadi perhatian kita bersama. Masukan dari masyarakat kita tampung, apapun yang disampaikan sebelum kita lakukan, supaya disampaikan kembali,” tegas Bupati Falent.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa pemerintah ingin meningkatkan kapasitas aparatur dalam memahami dan mengimplementasikan prosedur, sehingga koordinasi perencanaan pembangunan bisa berjalan efektif dan selaras dengan kebutuhan masyarakat.

Dalam arahannya, Bupati juga menyampaikan beberapa strategi pengelolaan anggaran daerah. Ia berharap upaya efisiensi anggaran dapat meningkatkan progres serapan, sehingga transfer pusat dapat kembali meningkat pada tahun berjalan.
Falentinus menyinggung isu seputar kebijakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di wilayahnya.

Ia memastikan bahwa meskipun Kabupaten TTU mengalami defisit anggaran sekitar Rp 3 miliar, langkah strategis seperti penundaan pemberian SK paruh waktu hingga Mei berhasil mengefisienkan belanja daerah dan membuat posisi anggaran menjadi lebih aman.

Ia juga menegaskan bahwa status P3K di TTU aman hingga akhir tahun, karena proses seleksi telah dilakukan dengan ketat dan sejumlah pelamar dengan administrasi tidak lengkap telah diberhentikan sehingga beban anggaran dapat dikendalikan. Pernyataan serupa mengenai posisi aman P3K di TTU juga disampaikan dalam pemberitaan terkait kebijakan komposisi belanja pegawai daerah yang diatur pemerintah pusat.

Bupati Falentinus menutup arahannya dengan mengimbau seluruh peserta Musrenbang Kecamatan Bikomi Nilulat agar melanjutkan forum tersebut dengan sungguh-sungguh dan menghasilkan rencana kegiatan yang bermuara pada kesejahteraan rakyat. Ia berharap semua usulan dan masukan yang baik dapat ditampung dan dijadikan acuan dalam penyusunan dokumen RKPD yang akan datang.

Musrenbang RKPD tingkat kecamatan merupakan bagian integral dari tahapan perencanaan pembangunan daerah yang dimulai dari tingkat desa, dibahas di kecamatan, kemudian disinergikan di tingkat kabupaten hingga akhirnya dijadikan prioritas kegiatan pembangunan yang didanai melalui APBD.

Penulis : Lius Salu , Agus Lake / Kominfotik TTU
Editor : Frumentus Bana
/ Kominfotik TTU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *