Bupati TTU Pimpin Upacara Kesadaran, Tekankan Disiplin ASN hingga Kepedulian Lingkungan

KEFAMENANU, NEWS – Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo, bertindak sebagai inspektur upacara dalam kegiatan Upacara Kesadaran yang rutin dilaksanakan setiap tanggal 17 di lingkungan Pemerintah Kabupaten TTU.

Dalam amanatnya, Bupati menekankan sejumlah poin penting yang menjadi perhatian seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), baik yang masih aktif maupun yang telah memasuki masa purna bakti.

Salah satu poin yang disampaikan adalah pelepasan ASN purna bakti periode 1 Maret dan 1 April 2026. Atas nama pemerintah daerah, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pengabdian para ASN selama menjalankan tugas.

Suasana upacara Upacara Kesadaran yang rutin dilaksanakan setiap tanggal 17 di lingkungan Pemerintah Kabupaten TTU, Jumat (17/4/2026).
Foto : Kominfotik TTU

Kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian selama ini. Memasuki masa purna bakti bukan berarti berhenti berkarya, tetapi tetap dapat mengabdi di tengah masyarakat, bagi bangsa dan negara, agama, serta keluarga,” ujarnya.

Kepada ASN yang masih aktif, Bupati menegaskan pentingnya bekerja sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing, serta menjunjung tinggi disiplin dalam pelaksanaan pekerjaan.

Ia juga mengajak seluruh ASN untuk terus mengawal dan menyukseskan program kerja di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sekaligus mendukung program pemerintah secara menyeluruh, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Hal-hal yang menjadi atensi pemerintah pusat harus menjadi perhatian bersama agar dapat dilaksanakan dengan baik di daerah,” tegasnya.

Dalam upacara tersebut, dilaksanakan juga penyerahan piagam penghargaan kepada para pegawai yang pensiun pada bulan maret dan april 2026, Jumat (17/4/2026). Foto : Kominfotik TTU

Selain itu, Bupati turut menyinggung kondisi global yang dinilainya kurang kondusif. Ia mengajak seluruh ASN untuk meningkatkan doa agar situasi internasional tidak berdampak negatif bagi masyarakat.

“Situasi saat ini cukup berbahaya. Mari kita berdoa agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan, dan pemerintah pusat dapat mengambil langkah yang tepat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengingatkan tanggung jawab OPD terhadap penataan dan pemeliharaan lingkungan, khususnya tanaman bunga di sepanjang salasar kantor pemerintahan. Meski perawatan harian dilakukan oleh PJLP, namun tanggung jawab keindahan tetap berada pada OPD terkait.

Kalau ini dijaga dengan baik, maka apa yang kita bangun akan menjadi magnet bagi masyarakat,” katanya.

Menutup arahannya, Bupati mengimbau seluruh ASN untuk terus menjaga kesehatan serta menciptakan lingkungan yang bersih dan memberikan dampak positif bagi kehidupan bersama.

Penulis : Lius Salu
Editor : Frumentus Bana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *