KEFAMENANU, NEWS – Wakil Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Kamillus Elu, memimpin Apel Kesadaran tingkat Kabupaten TTU yang digelar di halaman Kantor Bupati TTU, Senin (8/6/2026).
Dalam arahannya, Wakil Bupati menekankan pentingnya kedisiplinan bagi seluruh aparatur pemerintah, termasuk Pegawai Jasa Lainnya Perorangan (PJLP). Ia meminta agar seluruh PJLP wajib mengikuti apel setiap hari Senin tanpa terkecuali.
“Semua yang bekerja di lingkungan pemerintah dibiayai oleh negara untuk melayani pemerintah, negara, dan masyarakat. Karena itu, setiap tugas dan tanggung jawab harus dijalankan dengan baik,” tegas Kamillus.
Ia juga mengingatkan para sekretaris di lingkungan Pemerintah Kabupaten TTU, mulai dari Sekretariat Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah hingga para Asisten, agar lebih cermat dalam memantau surat-surat yang bersifat mendesak.
Menurutnya, keterlambatan penyampaian disposisi dapat mengganggu pelaksanaan tugas pemerintahan. Ia mencontohkan disposisi Bupati terkait acara pelepasan Komandan Kodim 1618/TTU yang baru diterimanya pada malam hari, padahal surat tersebut telah diterbitkan beberapa hari sebelumnya.

“Disposisi Pak Bupati keluar tanggal 4 Juni, tetapi baru saya terima semalam. Akibatnya, saya harus segera menghubungi protokol dan Kabag Umum untuk menyiapkan cenderamata bagi Dandim,” ujarnya.
Karena itu, ia meminta seluruh surat disposisi yang berkaitan dengan kegiatan Bupati, Wakil Bupati, Sekda maupun para Asisten agar dipersiapkan dan dilaporkan lebih awal sehingga tidak terkesan mendadak.
Selain soal administrasi, Wakil Bupati juga menyoroti kondisi lingkungan kantor daerah. Ia meminta agar tanaman hias yang berada di selasar kantor diberi pagar pelindung agar tidak diinjak dan rusak. Menurutnya, masih banyak tanaman yang mati akibat kurangnya perhatian dan kesadaran dalam menjaga fasilitas umum.
“Saya melihat kesadaran menjaga fasilitas umum masih perlu ditingkatkan. Sering kali fasilitas umum dipenuhi sampah dan kurang terawat. Ini harus menjadi perhatian bersama,” katanya.
Kamillus turut memberikan apresiasi kepada Dinas Lingkungan Hidup atas upaya menjaga kebersihan di sekitar rumah jabatan Bupati dan Wakil Bupati. Namun demikian, ia meminta agar jumlah tempat sampah di sekitar kompleks kantor daerah ditambah karena masih ditemukan sampah yang berserakan.
Ia juga meminta Dinas Lingkungan Hidup untuk terus menggalakkan kampanye kebersihan melalui pemasangan spanduk dan media edukasi di lokasi-lokasi strategis agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati kembali mengingatkan pentingnya disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk dalam hal penampilan dan kepatuhan terhadap aturan berpakaian sebagai bentuk keteladanan bagi masyarakat.
Selain itu, ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan pendataan terhadap PJLP yang bekerja di masing-masing instansi. Pendataan tersebut akan mendukung program inventarisasi angkatan kerja, khususnya masyarakat yang masuk kategori desil 1 hingga desil 4.
Menurutnya, kelompok masyarakat tersebut rentan menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) karena keterbatasan ekonomi dan kurangnya kesempatan kerja.
“Kelompok masyarakat desil 1 sampai desil 4 sering menjadi sasaran TPPO karena kebutuhan hidup yang mendesak. Ketika ada pihak yang menawarkan pekerjaan dan harapan, mereka mudah tergiur sehingga berangkat tanpa memahami risiko yang ada,” jelasnya.
Mengakhiri arahannya, Wakil Bupati menyampaikan pesan melalui pantun yang mengajak seluruh peserta apel untuk meningkatkan tanggung jawab dalam bekerja dan menjaga kebersihan lingkungan.
“Jalan-jalan ke Kota Kefa, jangan lupa beli cenderamata. Jika perjalanan dinas sudah selesai, jangan lupa laporannya.“
“Burung elang terbang tinggi, hinggap sebentar di dahan cemara. Mari kita jaga lingkungan kita, karena kebersihan adalah bagian dari iman.”
Penulis : Lius Salu/Diskominfotik TTU
Editor : Frumentus Bana/Diskominfotik TTU
