KEFAMENANUNEWS,– Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.IP., M.A., secara simbolis menyerahkan kunci rumah layak huni terima kunci plus sanitasi kepada warga penerima manfaat di Desa Kiuola, Kecamatan Noemuti, Senin (15/6/2026).
Kegiatan serah terima berlangsung di Dusun 03 RT 11 Desa Kiuola dan menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten TTU dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana longsor pada awal musim penghujan tahun 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati TTU menyerahkan secara simbolis kunci rumah kepada Hironimus Kosat, salah satu penerima bantuan. Program rumah layak huni terima kunci plus sanitasi ini diharapkan dapat memberikan tempat tinggal yang aman, sehat, dan nyaman bagi warga yang sebelumnya kehilangan tempat tinggal akibat bencana.
Hironimus Kosat mengaku bersyukur dan senang atas bantuan yang diberikan pemerintah daerah. Menurutnya, rumah baru tersebut menjadi harapan baru bagi keluarganya untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten TTU, khususnya Bapak Bupati, atas bantuan rumah layak huni yang telah diberikan kepada kami,” ujarnya.
Diketahui, Desa Kiuola mendapatkan bantuan sebanyak dua unit rumah layak huni terima kunci plus sanitasi. Salah satu penerima manfaat bernama Maria Eno.
Untuk diketahui, kehadiran Bupati TTU dalam kegiatan tersebut disambut meriah oleh masyarakat setempat. Sebelum memasuki lokasi acara, Bupati diterima secara adat dan diiringi tarian penyambutan yang dibawakan oleh para siswa SD Kiuola.
Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai acara serah terima tersebut. Masyarakat menyambut baik perhatian pemerintah daerah yang terus berupaya membantu warga terdampak bencana melalui penyediaan hunian yang layak dan fasilitas sanitasi yang memadai.
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa No Falent menegaskan bahwa rumah layak huni bukan sekadar bangunan fisik, melainkan tempat membangun kehidupan keluarga yang lebih baik.
“Rumah yang hari ini diserahkan bukan sekadar bantuan fisik, tetapi wujud nyata kepedulian dan komitmen pemerintah untuk menghadirkan kehidupan yang lebih layak dan bermartabat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, program RLH‑TULUS merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk memastikan warga memiliki hunian layak, sehat, aman, dan manusiawi. Ia menekankan rumah yang layak menjadi fondasi penting bagi pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan sejahtera.
Bupati Falent mengingatkan bahwa sejak penyerahan kunci, tanggung jawab pemeliharaan sepenuhnya berada pada penerima manfaat.
“Rawatlah rumah ini sebagaimana kita merawat keluarga sendiri. Jagalah kebersihan lingkungan dan fasilitas sanitasi agar tetap nyaman dan sehat untuk dihuni,” pesannya.
Ia juga menegaskan agar rumah bantuan tidak dialihkan dalam bentuk apa pun.
“Rumah ini wajib dihuni oleh penerima manfaat. Tidak boleh dijual, digadaikan, maupun disewakan. Ini adalah komitmen bersama agar program pemerintah benar-benar tepat sasaran.” tambahnya.
Hal ini merupakan komitmen Pemkab TTU untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar warga, termasuk penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat yang membutuhkan.
Penulis: Poldus Meomanu
Editor: Frumentus Bana
