Bupati TTU Dampingi Pangdam IX/Udayana Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Desa Kiuola

KEFAMENANU, NEWS – Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo, mendampingi Pangdam IX/Udayana, Mayor Jenderal TNI Piek Budyakto, S.H., M.H., meresmikan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih di Desa Kiuola, Kecamatan Noemuti, Kabupaten TTU, Minggu (28/6/2026).

Peresmian jembatan tersebut menjadi salah satu agenda utama kunjungan kerja Pangdam IX/Udayana di Kabupaten TTU. Selain meninjau pelaksanaan program teritorial, kunjungan ini juga bertujuan memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan wilayah perbatasan.

Pangdam IX/Udayana tiba di Kabupaten TTU menggunakan Helikopter TNI AD Bell-412EPR HA-5185 dan mendarat di Lapangan Oemanu, Kefamenanu, sekitar pukul 14.31 WITA.

Dalam rombongan turut hadir Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Hendro Cahyono beserta jajaran pejabat Kodam IX/Udayana. Kedatangan Pangdam disambut Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para pejabat daerah sebelum bersama-sama menuju lokasi peresmian di Desa Kiuola.

Setibanya di lokasi, Pangdam dan rombongan disambut secara adat melalui prosesi tutur adat serta pengalungan kain tenun khas Timor Tengah Utara. Kehadiran Pangdam mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang telah memadati kawasan jembatan sejak siang hari.

Prosesi peresmian diawali dengan pengguntingan pita sebagai tanda resmi dimulainya pemanfaatan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih oleh masyarakat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan jembatan, penandatanganan prasasti, serta penyerahan bingkisan kepada anak-anak sekolah yang hadir di lokasi.

Dalam sambutannya, Pangdam IX/Udayana menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan infrastruktur yang menghubungkan wilayah-wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.

“Kita bersyukur, melalui Bapak Presiden Prabowo Subianto, kita difasilitasi pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan dua desa. Jembatan ini harus dimanfaatkan dan dirawat dengan baik demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Pangdam.

Pangdam juga mengingatkan masyarakat, khususnya anak-anak, agar selalu mengutamakan keselamatan saat melintasi jembatan.

“Anak-anak jangan berlari-lari saat melintasi jembatan. Karena jembatan ini panjang dan juga dapat dilalui sepeda motor, maka penggunaannya harus diatur satu per satu. Saya berpesan kepada Babinsa agar terus mengawasi sekaligus memastikan jembatan ini dirawat dengan baik,” pesannya.

Selain itu, Pangdam menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan masyarakat Timor Tengah Utara selama kunjungan kerjanya.

“Saya mengucapkan terima kasih atas penyambutan yang luar biasa dari seluruh masyarakat. Mohon maaf saya tidak bisa berlama-lama karena harus kembali ke Kupang untuk melanjutkan agenda kedinasan. Mudah-mudahan kita dapat bertemu kembali pada kesempatan berikutnya,” katanya.

Usai memberikan arahan, Pangdam IX/Udayana bersama rombongan melakukan pengambilan video ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia atas dukungan pembangunan Jembatan Perintis Garuda. Selanjutnya rombongan menuju Kantor Bupati TTU sebelum kembali ke Kota Kupang menggunakan helikopter.

Kunjungan kerja Pangdam IX/Udayana di Kabupaten Timor Tengah Utara merupakan bagian dari rangkaian agenda di wilayah Nusa Tenggara Timur. Selain meninjau satuan jajaran TNI Angkatan Darat, kunjungan tersebut juga menjadi momentum untuk memastikan berbagai program pembangunan di wilayah perbatasan berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Penulis: Lius Salu

Editor: Frumentus Bana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *