Bupati TTU Apresiasi Gotong Royong Warga Nunmafo Bangun Kantor Desa Secara Swadaya

KEFAMENANU, NEWS – Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.IP., M.A., melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kantor Desa Nunmafo, Kecamatan Insana, Sabtu (27/6/2026). Pembangunan kantor desa yang didanai melalui Pendapatan Asli Desa (PADes), swadaya masyarakat, dan sumbangan berbagai pihak itu diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat tata kelola pemerintahan desa.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten TTU Yosef Usfunan, SH, Staf Khusus Bupati, Camat Insana, Kepala Desa Nunmafo, Ketua APDESI Kabupaten TTU Yohanes Hino, para kepala desa se-Kecamatan Insana, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Yosep mengajak seluruh masyarakat bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas kesempatan untuk memulai pembangunan kantor desa yang dinilai sebagai langkah penting dalam mendukung kemajuan Desa Nunmafo.

Ia memberikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Nunmafo, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan seluruh masyarakat yang berinisiatif membangun kantor desa secara mandiri melalui PADes, swadaya masyarakat, serta dukungan berbagai pihak.

Menurut Bupati, keberhasilan pembangunan tidak semata ditentukan oleh besarnya anggaran, melainkan oleh kemauan, kebersamaan, dan semangat gotong royong masyarakat.

“Pembangunan kantor desa ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih hidup dan menjadi kekuatan utama masyarakat dalam membangun desa,” ujarnya.

Ia menambahkan, peletakan batu pertama tersebut memiliki makna tersendiri karena berlangsung bertepatan dengan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati menegaskan bahwa persatuan merupakan modal utama dalam mewujudkan pembangunan desa. Ketika masyarakat mampu bergandengan tangan, saling membantu, dan bekerja untuk kepentingan bersama, berbagai cita-cita pembangunan akan lebih mudah diwujudkan.

Bupati juga mengangkat nilai budaya masyarakat Dawan yang diwariskan para leluhur, yakni semangat bermusyawarah, bekerja bersama, saling menopang, dan menjaga persatuan. Filosofi lokal “Tok Tabua – Tmeup Tabua, Mafit ma Matop”, menurutnya, menjadi kekuatan sosial yang terus mempersatukan masyarakat TTU.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kantor desa bukan sekadar bangunan fisik, melainkan pusat pelayanan masyarakat, tempat lahirnya berbagai kebijakan strategis desa, sekaligus simbol kehadiran pemerintah yang melayani masyarakat secara cepat, dekat, dan terbuka.

Pemerintah Desa Nunmafo merencanakan pembangunan gedung kantor desa dua lantai yang akan dikerjakan secara bertahap melalui skema multiyears selama kurang lebih tiga tahun anggaran. Menurut Bupati, perencanaan tersebut mencerminkan pengelolaan pembangunan yang matang dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan desa.

Ia juga mengingatkan agar seluruh proses pembangunan dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan mengutamakan kualitas pekerjaan sehingga hasilnya dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang serta menjadi kebanggaan masyarakat.

Kepada para kepala desa yang hadir, Bupati berharap pembangunan Kantor Desa Nunmafo dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten TTU untuk terus membangun dengan mengedepankan semangat kemandirian, gotong royong, dan kebersamaan.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Yosep Falentinus Delasalle Kebo secara resmi memulai pembangunan Kantor Desa Nunmafo. Ia berharap seluruh tahapan pembangunan berjalan lancar, aman, tepat waktu, serta memberikan manfaat bagi masyarakat saat ini maupun generasi mendatang.

Penulis : Lius Salu

Editor : Frumentus Bana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *