KEFAMENANU, NEWS – Guru SMKS Katolik Kefamenanu, Irenius E. Alupan, dipercaya mewakili Indonesia Timur dalam penyusunan skema kehumasan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tingkat nasional yang digelar Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
Irenius Alupan menjadi salah satu dari perwakilan 11 SMK dari berbagai daerah di Indonesia yang diundang mengikuti kegiatan Koordinasi Skema Kolaborasi Publikasi Program Pengembangan SMK dan Finalisasi Konsep Kawan SMK di Jakarta pada 22–25 Juni 2026.
Kegiatan tersebut mempertemukan para guru yang memiliki kompetensi di bidang broadcasting, perfilman, dan kehumasan untuk menyusun skema publikasi yang dapat diterapkan oleh seluruh SMK di Indonesia. Melalui forum ini, Direktorat SMK berharap publikasi berbagai program, inovasi, dan prestasi SMK dapat dilakukan secara lebih terstruktur, kreatif, dan berdampak luas bagi masyarakat.
Ketua Tim Kerja Peserta Didik Direktorat SMK Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Adrianus Patiung, mengatakan penguatan kehumasan menjadi langkah penting dalam membangun citra positif SMK sekaligus memperkenalkan berbagai karya dan kontribusi sekolah kepada masyarakat.
Menurutnya, seluruh aktivitas SMK perlu dipublikasikan melalui berbagai media, mulai dari film, video pendek, infografis, konten media sosial, hingga pemberitaan di media massa.
“Hal ini perlu menjadi perhatian bagi seluruh SMK di Indonesia. Setiap karya dan kegiatan SMK memiliki dampak bagi masyarakat. Karena itu, tugas humas adalah menyampaikan hal-hal baik dan bermanfaat kepada publik. Tujuannya adalah menjadi ruang apresiasi bagi anak-anak bangsa sekaligus upaya mendekatkan diri dengan masyarakat,” ujar Adrianus.
Sebagai peserta sekaligus narasumber, Irenius turut memberikan masukan dalam penyusunan konsep kehumasan SMK yang nantinya menjadi acuan bagi sekolah-sekolah kejuruan di seluruh Indonesia.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Direktorat SMK yang telah memberikan kesempatan kepada perwakilan Indonesia Timur untuk terlibat dalam penyusunan program kehumasan tingkat nasional.
Menurutnya, kehumasan SMK harus mampu menampilkan identitas dan karakter khas masing-masing sekolah, termasuk mengangkat nilai-nilai budaya lokal dan semangat nasionalisme dalam setiap karya publikasi.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kami dari SMKS Katolik Kefamenanu. Dengan segala keterbatasan yang ada, kami tetap dipercaya oleh Direktorat SMK untuk menjadi bagian dari tim penyusun skema kehumasan SMK se-Indonesia,” kata Irenius, Senin (29/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Hotel RedTop, Jakarta, itu menghasilkan tujuh rancangan program bersama Sahabat Humas SMK, lengkap dengan format, platform publikasi, serta kalender publikasi tahunan yang akan menjadi pedoman pelaksanaan kehumasan SMK di seluruh Indonesia.
Menutup kegiatan tersebut, Adrianus berharap seluruh gagasan yang telah disusun tidak berhenti sebagai konsep, melainkan diwujudkan dalam aksi nyata yang dijalankan secara konsisten.
“Semoga ide baik ini menjadi aksi nyata yang dibuktikan dengan kinerja. Sangat disayangkan jika ide-ide baik yang telah dirancang berhenti sebagai wacana dan tidak dijalankan. Yang paling penting adalah konsistensi,” tegasnya.
Penulis : Lius Salu/Diskominfotik TTU
Editor : Frumentus Bana/Diskominfotik TTU
