Diskominfotik TTU Monitoring Fingerprint dan SIKEDIP, Pastikan Sistem Absensi Pegawai Berjalan Optimal

KEFAMENANU NEWS,– Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) terus memastikan sistem absensi elektronik dan pengelolaan aplikasi Sistem Kehadiran Digital Pegawai (SIKEDIP) berjalan optimal di seluruh perangkat daerah.

Pada Senin (3/8/2026), tim melakukan pengecekan penggunaan mesin fingerprint dan pengelolaan aplikasi SIKEDIP di Kantor Kecamatan Insana Barat.

Dalam monitoring tersebut ditemukan kendala pada konektivitas internet. Mesin fingerprint kerap tidak tersambung ke sistem karena jaringan WiFi BAKTI AKSI mengalami gangguan dan sejak Minggu sebelumnya tidak lagi terhubung.

Sebagai solusi sementara, tim telah memberikan panduan penggunaan hotspot agar proses sinkronisasi data tetap dapat berjalan.

Selanjutnya, pada Selasa (4/8/2026), monitoring dilanjutkan di Kantor Kecamatan Insana Tengah untuk memastikan penggunaan mesin fingerprint dan pengelolaan aplikasi SIKEDIP berjalan sesuai ketentuan.

Kepala Bidang Layanan Pemerintahan Berbasis Elektronik (E-Government) Diskominfotik TTU, Ampat Irenius, S.Kom., saat diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa (4/8/2026), menjelaskan bahwa kegiatan monitoring juga disertai instalasi dan penyesuaian terhadap sejumlah mesin fingerprint baru yang memiliki spesifikasi berbeda dengan mesin sebelumnya.

Menurutnya, beberapa mesin terbaru memiliki karakteristik khusus, di antaranya tidak lagi menggunakan koneksi WiFi sehingga harus dihubungkan melalui kabel jaringan. Karena itu, kondisi jaringan dan konektivitas harus dipastikan berfungsi dengan baik agar dapat terintegrasi dengan sistem SIKEDIP.

“Hal ini penting agar data absensi pegawai yang direkam setiap pagi dan sore dapat tersinkronisasi dengan baik ke dalam sistem,” jelas Irenius.

Ia menambahkan, tim juga telah melakukan monitoring dan instalasi di Kantor Camat Bikomi Selatan. Saat tim tiba, jaringan internet BAKTI Kominfo belum terhubung dengan baik. Setelah dilakukan penanganan, konektivitas kembali normal dan hasil pemantauan melalui aplikasi menunjukkan sistem telah berfungsi sebagaimana mestinya.

“Kami juga telah melakukan monitoring di Kantor Camat Bikomi Selatan dan melakukan instalasi. Sebelum kami datang jaringan belum terhubung dengan baik, namun setelah dilakukan penanganan, konektivitas kembali normal dan hasil pemantauan pada aplikasi menunjukkan sistem sudah terhubung dengan baik,” ujarnya.

Selain memastikan konektivitas jaringan, tim juga melakukan validasi data sidik jari pegawai agar tidak terjadi data ganda maupun penggunaan sidik jari yang tidak sesuai.
“Kalau ada data dua sidik jari untuk satu orang, maka salah satunya kami hapus agar data tetap akurat,” katanya.

Irenius menjelaskan bahwa penarikan data fingerprint dilakukan setiap tanggal 10 pada bulan berikutnya. Karena itu, admin maupun pengelola SIKEDIP di setiap OPD dan kecamatan diingatkan agar seluruh klarifikasi kehadiran telah diinput sebelum batas waktu tersebut sesuai ketentuan dalam Peraturan Bupati TTU Nomor 110 Tahun 2024 dan Peraturan Bupati Nomor 115.

Apabila pegawai tidak melakukan klarifikasi sesuai ketentuan, sistem akan secara otomatis mencatat yang bersangkutan sebagai alpa atau mangkir sehingga berpengaruh terhadap data kehadiran.

Monitoring serupa juga telah dilaksanakan di Kecamatan Noemuti sebagai bagian dari upaya memastikan seluruh perangkat daerah menggunakan sistem absensi elektronik secara optimal.

Lebih lanjut, Irenius mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitar lima hingga enam unit mesin fingerprint yang mengalami kerusakan. Dari jumlah tersebut, dua unit telah diganti menggunakan mesin cadangan yang dimiliki Diskominfotik. Sementara itu, apabila terjadi kerusakan pada OPD lainnya, pengadaan mesin pengganti menjadi tanggung jawab masing-masing OPD sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh OPD dan kecamatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten TTU telah memiliki admin SIKEDIP yang bertugas mengelola sistem sejak awal penerapan aplikasi tersebut.

“Karena ini merupakan tugas dan fungsi Dinas Kominfotik, kami berupaya semaksimal mungkin memastikan layanan fingerprint dan SIKEDIP dapat berjalan dengan baik dan stabil,”pungkasnya.

Penulis : Apson Benu/Diskominfotik TTU
Editor : Frumentus Bana/Diskominfotik TTU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *