KEFAMENANU NEWS, (Insana Utara) – Semangat persaudaraan melintasi batas negara kembali bergelora di wilayah perbatasan Indonesia dan Timor Leste. Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) pada hari Sabtu, 10/01/2026, menyambut hangat kunjungan resmi rombongan Tim Legend Oecusse – RAEOA (Timor Leste) dalam sebuah rangkaian kegiatan olahraga dan budaya yang berlangsung di Wini, Kecamatan Insana Utara dalam bingkai acara Friendly Match: Merajut Persaudaraan Di Batas Negeri.
Penyambutan Hangat di Pintu Batas
Rangkaian acara dimulai dengan penjemputan rombongan Tim Legend Oecusse di PLBN Wini oleh Sekretaris Daerah (Sekda) TTU, Fransiskus Bait Fay, S.Pt., M.Si di dampingi oleh Pejabat Kantor Penghubung KBRI Dili di Oecusse: Konselor Bonifasius Agung Nugroho. Rombongan kemudian diarahkan menuju kediaman Bapak Yosep Falentinus Delasalle Kebo, untuk mengikuti prosesi penerimaan resmi.

Dalam “Sekapur Sirihnya”, Sekda Fransiskus menyampaikan permohonan maaf dari Bupati TTU yang belum bisa hadir karena agenda Misa Syukur. Namun, ia menekankan bahwa kehadiran tim dari Timor Leste merupakan kehormatan besar bagi masyarakat TTU.
“Kunjungan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan sarana memperkuat nilai budaya dan menumbuhkan semangat persaudaraan tulus sebagai sesama anak bangsa yang hidup berdampingan di wilayah perbatasan,” ujar Sekda Fransiskus.
Diplomasi Olahraga: Futsal hingga Sepak Bola Legend
Suasana keakraban berlanjut di lapangan futsal Wini, di mana tim futsal Putri Timor Leste berhadapan dengan tim futsal Putri Wini dalam pertandingan persahabatan yang penuh kegembiraan.

Bupati TTU saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan tersebut, Sabtu (10/1/2026). Foto : Fyan / Bagian Prokopim Setda TTU
Puncak acara terjadi pada sore hari saat Bupati TTU, Yoseph Falentinus Delasalle Kebo, S.IP., MA., bersama Wakil Bupati TTU hadir langsung usai mengikuti perayaan Ekaristi 50 Tahun Paroki Ponu.
Kehadiran pemimpin daerah ini semakin istimewa dengan kehadiran Wakil Perdana Menteri Timor Leste: Assanami, Presiden RAEOA Oecusse: Servantes Romeia Da Crus Salu, serta jajaran pejabat tinggi lainnya dari kedua wilayah.
Pesan Kuat dari Garis Batas
Saat membuka pertandingan utama, antara Legend Oecusse vs Legend Wini, Bupati Falen memberikan pesan yang mendalam mengenai filosofi perbatasan.

“Pertandingan ini mengirimkan pesan kuat kepada dunia: bahwa batas negara hanyalah garis administratif, namun persaudaraan kita adalah ikatan batin yang tak terpisahkan,” tegas Bupati Falen. Ia menambahkan beberapa poin penting terkait kegiatan ini: bahwa pertandingan tersebut merupakan wadah diplomasi budaya dimana skor akhir bukanlah prioritas, melainkan penguatan hubungan emosional, serta menekankan pentingnya sportivitas bahwa kemenangan hakiki adalah saat kedua tim bersalaman dengan senyum lebar setelah peluit panjang dibunyikan.
Pertandingan persahabatan ini disaksikan langsung oleh tokoh-tokoh kunci, di antaranya: Wakil Perdana Menteri Timor Leste Mariano Sabino Lopes yang juga dikenal dengan nom de guerre Assanami, Presiden Da Aurtoridade RAEOA – Oe-cusse Timor Leste: Servantes Romeia Da Crus Salu, Pejabat Kantor Penghubung KBRI Dili di Oecusse: Konselor Bonifasius Agung Nugroho, Bupati TTU: Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.IP.,MA, dan Wakil Bupati TTU: Kamillus Elu, SH, Ketua DPRD TTU: Kristoforus Efi, Sekda TTU: Fransikus Bait Fay, S.Pt.,M.Si, Asisten 1 Setda TTU: Drs. Yoseph Kuabib, Direktur Regional Pemuda dan Olahraga Oecusse: Carlos de Almeida, Camat Pante Makassar: Lorenzo da Cunha dan Camat Insana Utara: Kristanto Akoit.

Kegiatan yang berlangsung meriah ini ditutup dengan acara ramah tamah bersama di kediaman Bapak Falentinus Delasalle Kebo. Momen ini menjadi ruang bagi para delegasi untuk saling bertukar pengalaman sebelum rombongan dari Timor Leste kembali ke negaranya, membawa pulang kenangan manis tentang persaudaraan di bumi Salu Miomaffo-Kuluan Maubes.
Penulis : Fyan / Bagian Prokopim Setda TTU
Editor : Kristo Ukat
