Camat Insana Tengah Dorong Revolusi Mindset dan Optimalisasi Potensi Lokal Desa, Tangkap Peluang MBG

KEFAMENANU NEWS,- Camat Insana Tengah, Silvester Bano, S.Sos, mendorong perubahan mindset masyarakat serta optimalisasi potensi lokal desa guna menangkap peluang pasar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) demi meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga.

Saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu (11/2/2026), Silvester menjelaskan bahwa Kecamatan Insana Tengah terdiri dari tujuh desa, yakni Desa Maubesi, Letmafo, Letmafo Timur, Lanaus, Sone, Oehalo, dan Tainsala.

Menurutnya, pemerintah desa telah menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat, mulai dari bantuan pangan hingga bantuan peternakan berupa ayam petelur, ayam potong, dan ayam kampung super. Selain itu, terdapat pula bantuan di sektor perikanan, seperti budidaya ikan lele.

Program bantuan ini sudah berjalan, namun belum maksimal dan efektif. Hal ini dipengaruhi oleh kapasitas sumber daya manusia kelompok penerima manfaat yang masih perlu ditingkatkan serta pengawasan yang harus lebih dioptimalkan,” jelasnya.

Karena itu, ia menekankan pentingnya pembinaan dan pelatihan berkelanjutan bagi kelompok penerima manfaat agar bantuan yang diberikan benar-benar produktif dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan.

Di sektor pertanian, Silvester menilai Insana Tengah memiliki potensi lahan yang relatif datar dengan ketersediaan air yang cukup. Kondisi ini dinilai sangat mendukung pengembangan komoditas hortikultura, khususnya tanaman pisang.

Ia mendorong masyarakat untuk tidak hanya mengembangkan pisang lokal, tetapi juga varietas unggul dengan kandungan nutrisi tinggi dan nilai jual lebih baik sebagai langkah strategis mendukung kebutuhan pasar MBG.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, Desa Lanaus dan Letmafo Timur saat ini cukup produktif dalam pengembangan tanaman pisang. Kolaborasi antara pemerintah desa, BPD, dan masyarakat dilakukan dengan memanfaatkan musim hujan untuk menanam guna menangkap peluang pasar MBG.

Kalau bisa, di setiap sekolah, kepala sekolah, guru, dan anak-anak juga ikut menanam,” ujarnya.

Pemerintah Kecamatan Insana Tengah, lanjutnya, terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan menggandeng instansi teknis terkait agar masyarakat semakin adaptif dan mampu memanfaatkan setiap peluang yang ada.

Ia pun mengimbau pemerintah desa dan masyarakat untuk memanfaatkan musim hujan sebagai momentum meningkatkan produksi pertanian demi mendukung program MBG sekaligus memperkuat ekonomi keluarga.

Penulis : Apson Benu/Diskominfotik TTU
Editor : Frumentus Bana/Diskominfotik TTU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *