Disperindag TTU Salurkan Bantuan Benang dan Peralatan Dapur Untuk 50 Kelompok Tenun Ikat 

KEFAMENANU NEWS,– Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat kembali mengambil langkah nyata mendukung pelaku industri tenun ikat lokal. Setelah beberapa hari lalu menggelar pelatihan teknik pencelupan benang alami, Disperindag membagikan bantuan berupa benang dan peralatan dapur kepada kelompok-kelompok IKM Tenun Ikat.

Menurut Plt. Kepala Disperindag TTU, Quido Kolo S.T., M.Eng, program ini diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas para penenun sambil meringankan beban pengeluaran rumah tangga mereka. Bantuan diberikan sebagai bentuk dukungan budaya sekaligus stimulus ekonomi bagi pengrajin.

Bantuan benang disalurkan ke 50 kelompok IKM Tenun Ikat, mencakup mereka yang mengikuti pelatihan maupun yang tidak.

Bantuan benang dari Dinas Perindag Kab. TTU yang disalurkan ke 50 kelompok IKM Tenun Ikat

Bantuan peralatan dapur (termasuk tacu, bokor besar maupun sedang, ember, gayung, saringan, sutel, dll.) diberikan khusus kepada 13 kelompok IKM yang telah mengikuti pelatihan tersebar di 6 kecamatan.

Menurut Quido Kolo, pendekatan ini bersifat holistik, tidak hanya mendukung aspek produksi tenun, tetapi juga kualitas hidup keluarga di rumah tangga.

  • Meningkatkan kapasitas produksi tenun ikat dan menjaga kualitas produk lokal terutama yang menggunakan pewarna alami.
  • Memberi manfaat langsung ke anggota keluarga pengrajin dengan mengurangi beban biaya peralatan rumah tangga.
  • Menguatkan kemandirian ekonomi terutama bagi perempuan pengrajin melalui pelestarian budaya dan pendapatan tambahan dari tenun.

Quido juga menyerukan agar para penerima manfaat terus mengasah keterampilan yang sudah dipelajari, menjaga keaslian serta mutu produk, dan membentuk komunitas atau kelompok usaha agar saling mendukung serta memperluas akses pasar.

Ia mengapresiasi dukungan dari Ketua Komisi 2 DPRD TTU, Yasintus Usfal, anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara, Hilarius Ato dan anggota DPR Komisi 2 serta semua pihak yang membantu terlaksananya program ini.

Bantuan peralatan dapur (termasuk tacu, bokor besar maupun sedang, ember, gayung, saringan, sutel, dll.) dari Dinas Perindag Kab. TTU diberikan khusus kepada 13 kelompok IKM yang telah mengikuti pelatihan tersebar di 6 kecamatan.

Menurutnya, sinergi pemerintahan dan institusi terkait sangat penting dalam memajukan sektor IKM tekstil tradisional di TTU.

Dengan demikian, bantuan berupa benang dan peralatan dapur oleh Disperindag TTU menjadi bagian dari rangkaian upaya berkelanjutan menyasar produksi, kualitas, serta kesejahteraan pelaku IKM dan keluarganya.

Penulis : Lius Salu
Editor : Kristo Ukat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *