KEFAMENANUNEWS,- Upacara bendera di SMP Negeri Oenenu, Kecamatan Bikomi Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Senin (07/09/2026), berlangsung berbeda dari biasanya.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SMP Negeri Oenenu, Edmundus Lopo, S.Pd., memimpin upacara dengan menyampaikan amanat pembina menggunakan dua bahasa, yakni bahasa Indonesia dan bahasa Dawan.
Penggunaan bahasa Dawan tersebut menjadi bagian dari upaya nyata sekolah dalam menjaga dan melestarikan bahasa daerah sebagai identitas budaya masyarakat Dawan di tengah perkembangan zaman.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap program dan instruksi Pemerintah Kabupaten TTU yang mendorong penggunaan bahasa daerah dalam aktivitas keseharian di lingkungan pendidikan.
Bagi sekolah, penggunaan bahasa daerah tidak sekadar menjadi alat komunikasi, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan kembali nilai-nilai budaya, tradisi, etika, serta budi pekerti kepada generasi muda.
Edmundus menilai sekolah memiliki peran penting dalam memastikan bahasa dan budaya daerah tidak semakin tergerus oleh perkembangan zaman.
Karena itu, penerapan bahasa Dawan dalam aktivitas sekolah diharapkan dapat membangun kebanggaan peserta didik terhadap identitas daerahnya sendiri.
Penggunaan bahasa Dawan dalam upacara tersebut bahkan tidak hanya dilakukan saat amanat pembina upacara. Pada sesi protokol pelaksanaan upacara, pembacaan doa juga dilantunkan menggunakan bahasa Dawan dengan penuh khidmat.
Hal ini memperlihatkan bahwa bahasa daerah dapat ditempatkan sebagai bagian dari aktivitas pendidikan tanpa mengurangi makna dan kekhidmatan kegiatan sekolah.
Melalui kebiasaan tersebut, para siswa diharapkan semakin akrab dengan bahasa daerah sekaligus memahami nilai-nilai adat dan budaya yang terkandung di dalamnya.
Sekolah juga menjadi ruang strategis untuk menanamkan kesadaran kepada generasi muda bahwa kemajuan pendidikan dan perkembangan teknologi tidak harus membuat mereka meninggalkan identitas budaya.
Sebaliknya, kemajuan harus berjalan seiring dengan pelestarian bahasa, adat, tradisi dan nilai luhur masyarakat setempat.
Upacara bendera di SMP Negeri Oenenu akhirnya tidak hanya menjadi rutinitas setiap Senin, tetapi juga menjadi ruang pendidikan karakter sekaligus sarana memperkuat identitas budaya generasi muda TTU.
Penulis: Poldus Meomanu
Editor: Frumentus Bana
