KEFAMENANU NEWS,- Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) terus memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pengawasan dan evaluasi yang ketat. Hal ini diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Bidang Pengawasan, Pengendalian, Evaluasi dan Publikasi Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penyelenggaraan Makan Bergizi Gratis di Kabupaten TTU yang digelar di Aula Lantai II Kantor Bupati TTU, Senin (26/01/2026).
Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati TTU, Kamillus Elu, SH dan diselenggarakan oleh Inspektorat Daerah Kabupaten TTU.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi lintas sektor sekaligus memperkuat pengawasan terhadap seluruh tahapan pelaksanaan program MBG, mulai dari pengadaan bahan pangan, proses pengolahan, penyajian, hingga distribusi makanan kepada penerima manfaat.
Hadir dalam rapat tersebut antara lain Sekretaris Daerah Kabupaten TTU, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Kasat Intel Polres TTU, perwakilan Koramil Kota Kefamenanu, Kapolsek Insana, pimpinan perangkat daerah terkait, Koordinator MBG Wilayah TTU serta Koordinator Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten TTU.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Kamillus Elu menekankan bahwa aspek higienitas dan kualitas makanan merupakan hal yang tidak bisa ditawar dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, program ini menyangkut langsung kesehatan dan tumbuh kembang anak-anak, sehingga seluruh pihak yang terlibat harus bertanggung jawab dan bekerja sesuai standar yang telah ditetapkan.
“Saya tegaskan, makanan yang disajikan harus higienis dan layak konsumsi. Jangan sampai ada kelalaian yang dapat berdampak pada kesehatan anak-anak kita,” tegas Wabup.
Secara khusus, Wabup memberikan penekanan pada penggunaan bahan pangan segar, terutama daging ayam. Ia menegaskan bahwa pengadaan ayam beku tidak diperkenankan dalam penyelenggaraan MBG di Kabupaten TTU.
“Saya tegaskan, daging ayam harus menggunakan ayam segar, jangan memberikan daging ayam beku. Pengadaan ayam harus diambil dari pedagang yang ada di Kabupaten TTU, kemudian baru disimpan dalam freezer sesuai ketentuan,” ujarnya.
Selain daging ayam, Wabup juga meminta agar beras dan bahan pokok lainnya diutamakan berasal dari petani lokal. Menurutnya, program MBG harus menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat dengan memberdayakan potensi yang ada di daerah sendiri.

“Pengadaan bahan pangan harus melibatkan petani dan pelaku usaha lokal. Beras harus diambil dari petani lokal kita. Ini penting agar program MBG tidak hanya meningkatkan gizi, tetapi juga mendukung kesejahteraan masyarakat Kabupaten TTU,” katanya.
Lebih lanjut, Wakil Bupati mengingatkan agar kejadian yang sempat terjadi beberapa waktu lalu tidak kembali terulang. Ia meminta seluruh anggota Satgas MBG untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperketat pengawasan di lapangan.
Untuk itu, Wabup menginstruksikan Satgas MBG agar secara rutin melakukan monitoring langsung ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta ke sekolah-sekolah sasaran penerima MBG. Pengawasan tersebut mencakup proses pengolahan makanan, kebersihan dapur, penyajian, hingga pendistribusian makanan kepada peserta didik.
“Satgas harus selalu turun ke lapangan, memantau setiap SPPG dan sekolah penerima. Pastikan seluruh proses berjalan sesuai standar, mulai dari bahan baku sampai makanan diterima oleh anak-anak,” tegasnya.
Wabup juga meminta perangkat daerah terkait untuk berperan aktif dalam melakukan pendampingan kepada petani dan pelaku usaha lokal, agar mereka mampu memenuhi kebutuhan bahan pangan program MBG secara berkelanjutan, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten TTU berharap sinergi lintas sektor semakin kuat, sehingga Program Makan Bergizi Gratis dapat dilaksanakan secara optimal, aman, dan berkelanjutan.
Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan status gizi anak-anak dan kelompok sasaran lainnya, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal serta ketahanan pangan daerah.
Penulis: Poldus Meomanu/Kominfotik TTU
Editor : Eman Tulasi/Kominfotik TTU
