KEFAMENANU, NEWS – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, resmi ditutup. Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Sunkaen, Kecamatan Bikomi Nilulat tersebut dihadiri Wakil Bupati TTU, Kamillus Elu.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kamillus Elu menyampaikan bahwa program TMMD merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam upaya mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.
Menurutnya, TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh aspek pembangunan nonfisik yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat semangat kebangsaan dan gotong royong di tengah masyarakat.
“Program ini tidak hanya membangun infrastruktur seperti pembukaan jalan, pembangunan fasilitas umum, maupun perbaikan sarana dan prasarana desa, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan wawasan kebangsaan dan semangat kebersamaan,” ujar Kamillus.
Ia berharap seluruh hasil pembangunan yang telah dicapai melalui program TMMD ke-127 dapat dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat setempat.
Menurutnya, infrastruktur yang telah dibangun diharapkan mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi desa, memperlancar akses transportasi masyarakat, serta meningkatkan kualitas hidup warga.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan semangat persatuan yang telah tumbuh selama pelaksanaan TMMD agar tetap terpelihara dalam kehidupan bermasyarakat.
Kamillus menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah atau TNI, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat.
Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung berbagai program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah, baik di tingkat desa maupun kabupaten.
“Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, TNI, dan masyarakat, kita dapat mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya.
Penulis : Lius Salu
Editor : Frumentus Bana
