KEFAMENANU, NEWS – Bupati Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki tanggung jawab terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk mendukung kinerja Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dalam meningkatkan penerimaan daerah.
Permintaan tersebut disampaikan Bupati saat memberikan arahan pada upacara Apel Kesadaran yang digelar setiap hari Senin di lingkungan Pemerintah Kabupaten TTU, Senin (9/3/2026) di Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa OPD yang diberi tanggung jawab untuk menyumbang PAD harus bekerja secara maksimal dan melakukan berbagai terobosan untuk meningkatkan pendapatan daerah.
“Yang diberikan tanggung jawab untuk PAD harus bekerja. Mari kita terobos hal-hal yang bisa menghasilkan bagi PAD. Jemput bola, tagih mana yang belum masuk dalam objek pajak dan kejar,” tegasnya.
Bupati juga menyoroti masih banyaknya tiang iklan yang berdiri di sepanjang jalan protokol namun belum jelas status perizinannya. Ia meminta Bapenda segera mendata dan melaporkan tiang-tiang iklan yang memiliki izin maupun yang tidak berizin.
“Saya ingin melihat mana tiang iklan yang berizin dan mana yang tidak. Kalau tidak berizin, langsung potong di tempat karena itu merugikan daerah,” ujarnya.
Menurutnya, pengelolaan pajak reklame harus dilakukan secara serius karena dapat menjadi salah satu sumber PAD yang potensial. Ia menilai rendahnya PAD selama ini disebabkan kurangnya kepedulian serta belum optimalnya upaya intensifikasi terhadap sumber-sumber pendapatan daerah.
Bupati juga mengajak seluruh OPD untuk mendukung Bapenda agar dapat bekerja secara maksimal demi meningkatkan kemandirian fiskal daerah.
“Kita dituntut untuk mandiri secara fiskal. Karena itu, semua yang memiliki tanggung jawab terhadap PAD harus bekerja maksimal. Itu yang bisa menyelamatkan kita,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa di tengah kebijakan efisiensi dan keterbatasan anggaran, pemerintah daerah akan berupaya membentuk pos-pos PAD baru melalui berbagai usaha yang dapat meningkatkan pendapatan daerah.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kemandirian daerah sekaligus menjaga stabilitas keuangan daerah, termasuk dalam menjamin keberlanjutan pembayaran pegawai.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten TTU, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa, untuk menjaga disiplin dan kinerja.
“Saya minta bapak ibu jaga kesehatan, jaga perilaku dan disiplin kerja. Jangan sampai nanti ada evaluasi dan kita yang pertama masuk dalam daftar,” pesannya.
Selain itu, Bupati turut menegaskan pengaturan penggunaan kendaraan dinas roda empat. Ia meminta agar kendaraan dinas dikembalikan ke parkiran kantor setiap selesai jam kerja pada hari Jumat, kecuali ada tugas kedinasan dengan izin dari pimpinan.
“Kalau ada keperluan mendesak atau tugas dinas, silakan meminta izin melalui pesan WhatsApp kepada saya atau Wakil Bupati,” pungkasnya.
Penulis : Lius Salu
Editor : Frumentus Bana
