KEFAMENANU, NEWS – Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, Yosep Falentinus Delasalle Kebo bersama Wakil Bupati Kamillus Elu mengukuhkan 101 kelas kemampuan kelompok tani (poktan) sekaligus memperkuat kelembagaan kelompok tani di Kabupaten TTU.
Pengukuhan tersebut berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Bitefa, Kecamatan Miomaffo Timur, Jumat (28/8/2026).
Bupati Yosep mengatakan pengukuhan kelas kemampuan dan penguatan kelembagaan menjadi langkah awal membangun kelompok tani yang lebih kuat, terorganisasi, produktif, dan mandiri.
Menurut dia, pembangunan sektor pertanian tidak cukup hanya melalui pemberian bantuan berupa benih, pupuk, alat dan mesin pertanian, tetapi juga harus dibarengi peningkatan kemampuan sumber daya petani.
“Yang jauh lebih penting adalah membangun kemampuan para petani yang mengelola pertanian itu sendiri. Petani harus memiliki pengetahuan, keterampilan, keberanian berinovasi dan kemampuan untuk bekerja secara bersama-sama,” katanya.

Ia mengatakan kelompok tani harus menjadi wadah bagi petani untuk belajar, bekerja sama, berusaha, serta meningkatkan kesejahteraan anggotanya.
Kelompok tani, lanjut dia, tidak boleh hanya aktif ketika ada program atau bantuan pemerintah, tetapi harus mampu mengembangkan usaha pertanian secara mandiri dan berkelanjutan.
“Jangan hanya berpikir bagaimana menghasilkan panen untuk memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga bagaimana meningkatkan produktivitas, mengurangi biaya produksi, mengolah hasil pertanian, membangun akses pasar dan menjadikan pertanian sebagai usaha ekonomi yang memberikan pendapatan lebih baik bagi keluarga,” ujarnya.
Yosep juga menekankan pentingnya peran penyuluh pertanian dalam mendampingi petani, mulai dari perencanaan usaha tani, pemilihan komoditas, budidaya, penanganan hama dan penyakit hingga pemasaran hasil pertanian.
“Penyuluh harus menjadi sahabat, guru, pendamping dan penggerak petani,” katanya.

Bupati dan Wakil Bupati TTU berfoto bersama perwakilab Kelompok Tani Desa Bitefa, Kecamatan Miomaffo Timur, Jumat (28/8/2026). Foto : Prokopim Setda TTU
Pemerintah Daerah TTU, kata dia, akan terus memberikan dukungan terhadap pembangunan sektor pertanian sesuai kemampuan dan prioritas pembangunan daerah.
Namun, ia menegaskan keberhasilan kelompok tani tetap bergantung pada kemauan anggota untuk terus belajar, bekerja keras, membangun kerja sama, dan mengembangkan potensi pertanian yang dimiliki.
“Kekuatan utama kelompok tani tetap berada pada kemauan anggota untuk belajar, bekerja keras, bersatu dan mengembangkan potensi yang kita miliki,” katanya.
Bupati juga mengajak pemerintah desa dan BPD untuk memberikan perhatian terhadap pembangunan sektor pertanian melalui perencanaan pembangunan desa yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan masyarakat.
Ia berharap penguatan kelembagaan tersebut mampu melahirkan kelompok-kelompok tani yang maju, produktif, dan mandiri di Kabupaten Timor Tengah Utara.
Penulis : Lius Salu/Dinas Kominfotik TTU
Editor : Nurmiati/Dinas Kominfotik TTU
