KEFAMENANU NEWS,- Pemerintah Desa Amol menyatakan optimisme bahwa pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Koperasi Merah Putih akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Kepala Desa Amol, Gregorius Talan, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan guna mendukung program MBG, terutama dalam penyediaan bahan pangan berbasis potensi lokal.
“Kita di desa sudah ada persiapan untuk menghadapi kegiatan MBG. Kita akan siapkan makanan dari sayur-sayuran, buah-buahan, ikan, daging, maupun telur,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada tahun sebelumnya Desa Amol mengalokasikan dana ketahanan pangan sebesar Rp170 juta. Namun, menyusul kebijakan PMK 81, sebagian dana tersebut dialihkan untuk pembayaran supplier, sehingga tersisa Rp120 juta.
“Dana dari Rp170 juta itu diambil sebagian untuk membayar supplier dan masih tersisa Rp120 juta. Dana itu sudah ditransfer ke PPK untuk pembuatan ayam petelur,” jelasnya.
Selain pengembangan ayam petelur, komoditas pertanian seperti pisang, aneka sayur-mayur, dan kacang-kacangan telah siap untuk disuplai dalam mendukung program MBG.
Menurut Gregorius, masyarakat menyambut baik program nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto tersebut.
“Antusias masyarakat sangat tinggi. Mereka senang karena ini program nasional dan sangat membantu. Dengan adanya program ini, generasi kita bisa tetap sehat dalam mengikuti proses belajar mengajar di sekolah,” ungkapnya.
Pembangunan Koperasi Dipantau Kecamatan
Sementara itu, Camat Miomaffo Timur, Stefanus Y Neonbeni, S.Hut, menjelaskan bahwa dari 11 desa di Kecamatan Miomaffo Timur, pembangunan Koperasi Merah Putih untuk tahun 2025 baru dilaksanakan di dua desa, yakni Desa Amol dan Desa Oesena.
“Dari 11 desa yang ada di Miomaffo Timur, untuk tahun 2025 sudah dibangun dua koperasi, yaitu di Desa Amol dan Desa Oesena,” jelasnya.
Berdasarkan hasil monitoring pemerintah kecamatan, progres pembangunan di Desa Amol telah mencapai sekitar 50 persen dan saat ini memasuki tahap persiapan pemasangan atap. Sementara itu, di Desa Oesena masih dalam tahap pengecoran tiang untuk pemasangan rangka besi.
“Untuk Desa Amol kurang lebih sekitar 50 persen karena sudah sampai di persiapan pemasangan atap, sedangkan di Desa Oesena sementara cor tiang untuk pemasangan rangka besinya,” katanya.
Ia menambahkan, antusiasme masyarakat dalam mendukung pembangunan koperasi sangat tinggi. Pemerintah kecamatan juga berkoordinasi dengan Babinsa di wilayah Miomaffo Timur untuk melakukan pendampingan dan membantu kelancaran pembangunan gedung koperasi.
“Antusias masyarakat sangat tinggi. Kami juga dari pemerintah kecamatan berkoordinasi dengan Babinsa untuk melakukan pendampingan dalam pelaksanaan pembangunan gedung koperasi ini,” ujarnya.
Pengurus Sudah Terbentuk
Stefanus menjelaskan, pengurus Koperasi Merah Putih di seluruh desa telah terpilih melalui musyawarah desa khusus yang dilaksanakan pada tahun 2025.
“Dari sebelas desa semuanya sudah terpilih pengurusnya. Namun, pembangunan fisik gedung koperasi sampai tahun 2026 ini baru dilaksanakan di dua desa, yaitu Desa Amol dan Desa Oesena,” terangnya.
Dalam proses pembentukan pengurus, pemerintah desa mendapat pendampingan dari Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Timor Tengah Utara.
“Waktu musyawarah desa khusus sampai terbentuknya badan pengurus, ada pendampingan dari Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Timor Tengah Utara. Kami di kecamatan pada prinsipnya menunggu petunjuk teknis dari kabupaten,” jelasnya.
Ia menambahkan, untuk sementara para pengurus koperasi masih menunggu penyelesaian pembangunan fisik gedung sebelum mulai menjalankan aktivitas operasional sesuai hasil musyawarah desa.
“Apabila bangunan fisik sudah selesai, mungkin mereka akan bisa mulai bekerja sesuai dengan hasil musyawarah desa khusus waktu lalu,” pungkasnya.
Dengan sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, dan dukungan masyarakat, keberadaan program MBG serta Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi Desa Amol dan wilayah Miomaffo Timur secara umum.
Penulis: Poldus Meomanu / Kominfotik TTU
Editor : Frumentus Bana / Kominfotik TTU
