PKK TTU Dorong BUMDes Hasilkan Output dari Program Pemberdayaan

KEFAMENANU, NEWS – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, mendorong kelompok masyarakat dan desa menghasilkan output dari setiap program pemberdayaan yang dilakukan.

Hal itu disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten TTU, Ny. Andina Winantuningtyas, saat melakukan panen perdana semangka dan ikan lele di Desa Noebaun, Kecamatan Noemuti, Kamis (1/10/2026).

Panen tersebut merupakan hasil pengembangan kelompok tani milenial yang dikelola melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Noebaun. Semangka yang dipanen merupakan varietas tanpa biji dengan daging berwarna merah dan kuning, dengan berat mencapai sekitar tujuh kilogram per buah.

“Kami baru saja selesai panen semangka dan lele di Desa Noebaun milik BUMDes Noebaun. Berat semangka mencapai tujuh kilogram untuk satu buah,” kata Andina melalui pesan WhatsApp.

Ia menjelaskan, bibit semangka dan lele tersebut diserahkan oleh TP PKK Kabupaten TTU pada Juni 2026. Menurut dia, bantuan bibit yang diberikan melalui Kelompok Kerja (Pokja) III TP PKK harus memberikan hasil yang dapat dirasakan masyarakat.

“Intinya PKK lebih mengedepankan outputnya,” katanya.

Andina mengatakan, setiap kegiatan pembagian bibit yang dilakukan Pokja III harus disertai hasil nyata dan diikuti dengan pendampingan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).

Ia berharap program tersebut dapat mendorong kembali geliat BUMDes di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang berlangsung.

“Harapan kita Pokja III agar di tengah-tengah efisiensi anggaran yang besar-besaran seperti ini, bisa membangkitkan kembali BUMDes,” ujarnya.

Ia juga mendorong pemerintah desa untuk lebih aktif dan kreatif dalam mencari sumber pendapatan sehingga desa tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah.

Menurut dia, kebiasaan mengembangkan sumber pemasukan secara mandiri diharapkan tetap dilakukan ketika kondisi anggaran kembali normal sehingga usaha desa dapat terus berkembang.

Andina menambahkan, pendampingan dari Dinas PMD perlu terus dilakukan agar bantuan benih yang telah diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Penulis : Lius Salu

Editor : Frumentus Bana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *