Tanamkan Cinta Tanah Air, Bupati TTU Imbau Nyanyikan Indonesia Raya Setiap Pukul 10.00

KEFAMENANU NEWS,— Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.Ip., M.A., mendorong penguatan semangat nasionalisme di wilayah perbatasan RI–RDTL dengan mengajak seluruh masyarakat membiasakan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya setiap hari pukul 10.00 waktu setempat.

“Jam 10 kita berhenti sejenak, berdiri, dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Setelah itu, baru melanjutkan aktivitas seperti biasa,” ujar Bupati.

Ia menegaskan, kebiasaan tersebut tidak hanya dilakukan di tingkat kabupaten, tetapi juga diharapkan dapat diterapkan hingga ke tingkat kecamatan dan desa, termasuk di lingkungan sekolah dengan memanfaatkan alat pengeras suara.

Tanamkan Cinta Tanah Air Sejak Dini

Menurut Bupati, menyanyikan lagu Indonesia Raya merupakan salah satu cara sederhana namun bermakna untuk menanamkan rasa cinta tanah air, khususnya bagi generasi muda di wilayah perbatasan.

“Menumbuhkan kecintaan terhadap negara dimulai dari pendidikan. Dari SD, SMP, hingga SMA harus ditanamkan. Bahkan, bila perlu sampai ke tingkat kantor desa. Di lingkup pemerintah daerah juga akan kita berlakukan,” jelasnya.

Ia menambahkan, praktik serupa telah diterapkan di tingkat kementerian di Indonesia. Selain itu, di sejumlah negara maju, simbol-simbol negara seperti bendera ditampilkan secara rutin di rumah maupun ruang kelas sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan terhadap bangsa.

“Kita mencintai bangsa ini bukan hanya karena identitas di KTP sebagai warga Indonesia, tetapi karena tanah air dan negara ini telah memberi kehidupan bagi kita,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut disampaikan saat memberikan sambutan dalam kegiatan peresmian sarana dan prasarana (sarpras) pendidikan yang bersumber dari dana APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025 di SMP Negeri Lanaus, Kecamatan Insana Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara, Rabu (11/3/2026).

Bupati juga menekankan pentingnya peran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, kepala desa, serta tenaga pendidik dalam memberikan teladan kepada masyarakat.

Menurutnya, contoh nyata dari para pemimpin dan guru menjadi kunci dalam membangun karakter nasionalisme yang kuat bagi generasi penerus bangsa, khususnya di wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Penulis: Apson Benu / Diskominfotik TTU
Editor: Frumentus Bana / Diskominfotik TTU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *