KEFAMENANU NEWS,- Sarana dan prasarana (Sarpras) pendidikan merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kabupaten TTU, Beato Yosef Fr. Omenu, S.STP., saat membacakan laporan panitia dalam kegiatan peresmian secara simbolis sarpras pendidikan yang bersumber dari dana APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025 di SMP Negeri Lanaus, Kecamatan Insana Tengah, Kabupaten TTU, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.Ip., M.A bersama sejumlah pimpinan perangkat daerah, unsur Forkopimda, serta para kepala sekolah penerima bantuan pembangunan sarana pendidikan.
Pendidikan Pilar Transformasi Sosial dan Ekonomi
Di hadapan Bupati TTU, Kepala Dinas P dan K Kabupaten TTU, Beato Yosef Fr. Omenu, menegaskan bahwa pendidikan merupakan pilar utama dalam mendorong transformasi sosial dan ekonomi masyarakat.Menurutnya, ketersediaan fasilitas pendidikan yang layak, aman, dan representatif sangat menentukan keberhasilan proses belajar mengajar di setiap satuan pendidikan.
Sinergi APBN dan APBD
Ia menjelaskan bahwa pembangunan sarana pendidikan tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan pemerintah daerah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten TTU.

Melalui program revitalisasi dari pemerintah pusat, sebanyak 16 satuan pendidikan di Kabupaten TTU mendapatkan dukungan pembangunan dan perbaikan fasilitas sekolah dengan total anggaran sekitar Rp20,75 miliar.
Sekolah-sekolah yang menerima bantuan dari APBN tersebut antara lain TK Negeri Dharma Wanita Wini, PAUD Negeri Ustauni, SD Katolik Kefamenanu 3, SD Negeri Maumolo, SD Negeri Obenaf, SMP Negeri Nunufafi, SMP Negeri Nonotbatan, SMP Negeri Oemasi, SMP Negeri 1 Miomaffo Barat, SMP Negeri Lanaus, SMP Satap Negeri Nian, SMP Negeri Ankiko, SMP Negeri Biboki Utara, SMP Swasta Mimbar Budi, SMP Swasta Aurora, serta SKB TTU.
Dukungan APBD untuk Enam SekolahSelain dukungan dari pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten TTU melalui APBD juga mengalokasikan anggaran pembangunan sarana pendidikan pada enam satuan pendidikan.

Keenam sekolah tersebut yakni SD Negeri Bestobe, SD Negeri Fatubendera, SD Negeri Lanaus, SD Negeri Banu, SMP Negeri Maubeli, dan SMP Negeri Suspini.Total anggaran yang dialokasikan melalui APBD daerah untuk pembangunan sarana pendidikan tersebut mencapai sekitar Rp2,37 miliar. Total 22 Sekolah, Anggaran Rp23,12 Miliar.
Dengan demikian, pembangunan sarana dan prasarana pendidikan Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten TTU menjangkau 22 satuan pendidikan dengan total anggaran sekitar Rp23,12 miliar yang bersumber dari APBN dan APBD.
Kadis P dan K Kabupaten TTU, Beato Yosef Fr. Omenu, juga menjelaskan bahwa seluruh paket pekerjaan pembangunan pada 22 satuan pendidikan tersebut telah selesai dilaksanakan dengan progres fisik mencapai 100 persen.
Melalui pembangunan sarana dan prasarana pendidikan ini, pemerintah berharap tercipta lingkungan belajar yang lebih nyaman dan kondusif bagi siswa dan guru, sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan serta mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten TTU.
Penulis : Apson Benu/Diskominfotik TTU Editor : Frumentus Bana/Diskominfotik TTU
