Unimor Latih Siswa SDN Oebkin Kuasai Literasi dan Numerasi Dasar

KEFAMENANU, NEWS – Dosen Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Timor (Unimor) melatih siswa SDN Oebkin, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), menguasai kemampuan literasi dan numerasi dasar melalui program “Unimor Mengabdi”.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berlangsung Jumat (11/9/2026) tersebut melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Unimor dengan tema “Pelatihan Literasi dan Numerasi Dasar bagi Siswa SDN Oebkin”.

Dosen Program Studi Pendidikan Matematika Unimor Hendrika Bete di Kefamenanu, Rabu (16/9/2026), mengatakan kegiatan itu merupakan bagian dari upaya perguruan tinggi memberikan kontribusi langsung terhadap peningkatan kemampuan dasar siswa.

“Kegiatan ini mendapat antusiasme yang tinggi dari para siswa, terutama dalam pembelajaran membaca, menulis, dan berhitung,” katanya.

Ia menjelaskan pelatihan literasi diberikan secara bertahap mulai dari pengenalan huruf, membaca suku kata, membaca kata, hingga membaca secara lancar.

Dosen Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Timor (Unimor) berfoto bersama siswa/i SDN Oebkin di sela-sela kegiatan, Jumat (11/9/2026).

Sementara pada materi numerasi, siswa diajak mengenal bilangan, menentukan nilai tempat, memahami pola, serta melakukan operasi dasar matematika yang dikaitkan dengan situasi dalam kehidupan sehari-hari.

Heny mengatakan para siswa SDN Oebkin cukup aktif mengikuti proses pembelajaran. Kelancaran kegiatan juga didukung oleh pihak sekolah.

“Siswa SDN Oebkin sangat aktif dalam proses pembelajaran dan sangat didukung oleh pihak sekolah sehingga kegiatan pengabdian berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ia mengatakan kegiatan tersebut sebelumnya diawali dengan koordinasi bersama Kepala SDN Oebkin Edy Totnay melalui survei lokasi pada 2 Maret 2026. Berdasarkan hasil koordinasi tersebut, kegiatan pengabdian disepakati dimulai pada 11 September 2026.

Tim pengabdian terdiri atas Hendrika Bete, Cecilia Novianti Salsinha, Meiva Marthaulina Lestari Siahaan, Oktovianus Mamoh, dan Dominifridus Bone, serta melibatkan mahasiswa.

Menurut Heny, kegiatan tersebut terlaksana dengan dukungan Universitas Timor, khususnya Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), yang menjadi wadah bagi dosen untuk mengembangkan gagasan melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Ia menegaskan literasi tidak sekadar kemampuan membaca, tetapi juga mencakup kemampuan memahami, menganalisis, dan menggunakan informasi secara bijak.

“Numerasi lebih dari sekadar menghitung angka. Ini tentang menggunakan logika, melihat pola, dan memecahkan masalah dalam kehidupan nyata,” katanya.

Penulis : Lius Salu

Editor : Frumentus Bana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *