KEFAMENANU, NEWS – Wakil Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Kamillus Elu, mengapresiasi mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang yang telah menyelesaikan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama satu bulan di Kabupaten TTU.
“Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten TTU, saya menyampaikan apresiasi kepada kalian yang telah menyelesaikan KKN. Jadilah sarjana yang hebat untuk masa depan kalian,” kata Kamillus Elu dalam acara pelepasan mahasiswa Unwira pasca-KKN di Kefamenanu, Rabu (18/8/2026).
Dalam suasana keakraban, Wakil Bupati menanyakan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan mahasiswa selama menjalani KKN di sejumlah wilayah di Kabupaten TTU.
Ia berpesan agar pengalaman yang diperoleh selama KKN dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam pengembangan diri setelah menyelesaikan pendidikan.
“Kalian akan menjadi penerus yang produktif. Karena itu, jadilah mahasiswa yang plus. Implementasikan kegiatan-kegiatan yang diperoleh selama KKN,” katanya.
Kamillus juga menyampaikan terima kasih kepada dosen pendamping yang telah membimbing dan mendampingi mahasiswa selama pelaksanaan KKN.
“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat, saya mengucapkan terima kasih,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan turut berdukacita kepada mahasiswa asal Flores yang keluarganya terdampak bencana gempa.
Sementara itu, Dosen Pendamping Unwira, Alfonsus Rodriques Suninomno, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten TTU yang telah menerima dan mendukung pelaksanaan KKN mahasiswa Unwira sejak 17 Juli 2026.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah mendukung dan menerima kami dengan baik, sehingga kegiatan-kegiatan yang kami laksanakan selama satu bulan ini dapat berjalan dengan lancar,” katanya.
Ia berharap kerja sama antara Unwira dan Pemerintah Kabupaten TTU dapat terus berlanjut melalui berbagai kegiatan, tidak hanya dalam bentuk KKN, tetapi juga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
“Harapan kami, keberlanjutan kegiatan-kegiatan ini bukan sekadar bagian dari KKN, tetapi juga kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, baik masyarakat di sekitar sini maupun masyarakat yang berada di wilayah perbatasan,” ujarnya.
Alfonsus juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan KKN terdapat kekurangan maupun miskomunikasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait.
“Kami menyampaikan permohonan maaf jika selama kegiatan satu bulan ini terdapat hal-hal yang kurang, termasuk miskomunikasi dengan pemerintah daerah maupun pihak-pihak terkait. Kami juga menyampaikan terima kasih,” katanya.
Penulis : Lius Salu
Editor : Frumentus Bana
